Biden Tegaskan Tak Terintimidasi Putin Caplok 4 Wilayah Ukraina

CNN Indonesia
Sabtu, 01 Okt 2022 06:20 WIB
Presiden AS Joe Biden mengaku akan terus menyediakan peralatan militer sehingga Ukraina dapat mempertahankan diri dan wilayahnya dari serangan Rusia. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan AS dan NATO tidak akan terintimidasi oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. (AFP/MANDEL NGAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan AS dan NATO tidak akan terintimidasi oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan memperingatkan bahwa aliansi Barat akan mempertahankan "setiap inci" wilayahnya.

"Amerika dan sekutunya tidak akan terintimidasi," katanya dalam sambutannya di Gedung Putih, dikutip dari AFP, Sabtu (1/10).

Biden kemudian berbicara kepada pemimpin Kremlin secara langsung, mengarahkan jarinya ke kamera televisi saat dia memperingatkan terhadap serangan apa pun di wilayah NATO.

"Amerika sepenuhnya siap, dengan sekutu NATO kami, untuk mempertahankan setiap inci wilayah NATO," katanya. "Tuan Putin, jangan salah paham dengan apa yang saya katakan: setiap inci."

Biden berbicara tak lama setelah Putin memimpin upacara di Moskow untuk menyatakan bahwa Rusia telah mencaplok empat wilayah lagi di Ukraina, meskipun pasukan Ukraina bersenjata terus berjuang untuk memulihkan kendali di wilayah tersebut.

"Kami akan tetap berada di jalur. Kami akan terus menyediakan peralatan militer sehingga Ukraina dapat mempertahankan diri dan wilayahnya dan kebebasan," ujarnya.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan negaranya menjadi lebih kuat, setelah ia menyatakan pencaplokan empat wilayah Ukraina di Lapangan Merah di Moskow.

"Kami menjadi lebih kuat karena kami bersama. Bersama kami adalah kebenaran, dan memang, kekuatan! Dan itu berarti kemenangan! Kemenangan akan menjadi milik kita!" kata Putin, dikutip dari AFP.

Putin memberikan pidato menyusul pencaplokan yang diklaim atas wilayah Kherson, Zaporizhzhia, Luhansk dan Donetsk di Ukraina timur.

"Selama beberapa dekade, mereka mencoba menghapus kesadaran sejarah orang-orang ini, menghancurkan tradisi mereka, melarang mereka berbicara dalam bahasa asli mereka, melarang budaya mereka. Tidak ada yang berhasil," katanya.

(AFP/fra)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER