Adu Garang Militer Korut vs Korsel, Siapa Lebih Kuat?
CNN Indonesia
Sabtu, 05 Nov 2022 13:35 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Gagah pesawat tempur Korsel berjajar saat simulasi perang bersama AS. (Foto: REUTERS/YONHAP NEWS AGENCY)
Jakarta, CNN Indonesia --
Semenanjung Korea kembali memanas setelahKorea Utaradan Korea Selatansaling mengirim ratusan jet tempur pada Jumat (4/11).
Pada Jumat (4/11) Korea Utara mengirim 180 jet tempur di dekat Korea Selatan. Jet ini mondar-mandir di 20 kilometer dari Garis Demarkasi Militer (DMK) di sebelah utara.
Menurut situs pengamat kekuatan militer dunia, Global Fire Power, Korsel menduduki peringkat keenam soal kekuatan pertahanan.
Seoul memiliki total personel hingga 1,1 juta. Dari jumlah ini, tentara yang aktif tercatat 555 ribu, dan tentara cadangan sebanyak 500 ribu.
Dari sisi persenjataan Angkatan Udara Korsel memiliki 1.595 unit pesawat, 289 unit pesawat latih, 112 unit helikopter penyerang, dan 402 unit jet tempur.
Mereka juga mempunyai 30 unit pesawat misi khusus, 90 unit jet serangan khusus, 4 unit armada kapal tanker, 41 unit pesawat pengangkut, dan 739 unit helikopter.
Angkatan Darat Korsel juga memiliki persenjataan yang tak kalah canggih.
Persenjataan itu di antaranya 2.624 unit tank, 13.990 kendaraan lapis baja, 574 proyektor roket, 3.040 self propel artileri, dan artileri tarik sebanyak 3,854 unit.
Sementara itu, Angkatan Laut Seoul mempunyai 18 fregat, 13 kapal perang ranjau, 11 korvet, 12 kapal perusak, 2 helikopter pengangkut, 111 kapal patroli, dan 22 kapal selam. Namun, Korsel belum memiliki kapal induk hingga sekarang.
Dari sisi anggaran, Korsel menggelontorkan US$46 miliar atau sekitar Rp723 triliun untuk pertahanan.
Selain kekuatan sendiri, Korea Selatan juga tergabung dalam aliansi dengan Amerika Serikat. Korsel juga kerap mendapatkan bantuan senjata hingga pertahanan dari Negeri Paman Sam jika menghadapi ancaman Korut.
Bagaimana kekuatan negeri milik Kim Jong Un? Baca di halaman berikutnya >>>
Militer Korut
Dikutip dari sumber yang sama, Korea Utara jauh tertinggal dari Korsel dari segi peringkat. Menurut situs Global Fire Power, Pyongyang menduduki ranking 30 dari kekuatan militer secara global.
Meski secara peringkat jauh, Korut memiliki jumlah personel lebih banyak. Mereka mempunyai 2 juta tentara. Dari jumlah ini, sekitar 1,2 juta merupakan personel aktif, sementara 600 ribu yang lain personel cadangan.
Persenjataan Angkatan Darat Korut juga tak lebih banyak dibanding Korsel.
Mereka memiliki 946 unit pesawat, 169 pesawat latih, 20 unit helikopter penyerang, 458 jet tempur, satu unit pesawat pengangkut, dan 204 helikopter.
Pyongyang tak memiliki pesawat misi khusus dan armada kapal tanker di pasukan angkatan udara mereka.
Sementara itu, Angkatan Darat Korut memiliki 5.895 unit tank, 1.360 proyektor roket, 4.114 kendaraan lapis baja, 450 self propelled artileri, dan 250 artileri tembak.
Di saat yang bersamaan, Angkatan Laut Korut memiliki 5 fregat, 10 kapal perang ranjau. Jumlah kapal selam Pyongyang lebih banyak dibanding Seoul yakni 35 unit, begitupun dengan kapal patroli sebanyak 200 unit.
Namun, Angkatan Laut Korut tak punya kapal penghancur, helikopter pengangkut, korvet, dan kapal induk.
Untuk bujet pertahanan, Korut mengeluarkan US$4,5 miliar atau sekitar Rp70 triliun.
Semenanjung Korea kembali memanas setelahKorea Utaradan Korea Selatansaling mengirim ratusan jet tempur pada Jumat (4/11).
Pada Jumat (4/11) Korea Utara mengirim 180 jet tempur di dekat Korea Selatan. Jet ini mondar-mandir di 20 kilometer dari Garis Demarkasi Militer (DMK) di sebelah utara.
Menurut situs pengamat kekuatan militer dunia, Global Fire Power, Korsel menduduki peringkat keenam soal kekuatan pertahanan.
Seoul memiliki total personel hingga 1,1 juta. Dari jumlah ini, tentara yang aktif tercatat 555 ribu, dan tentara cadangan sebanyak 500 ribu.
Dari sisi persenjataan Angkatan Udara Korsel memiliki 1.595 unit pesawat, 289 unit pesawat latih, 112 unit helikopter penyerang, dan 402 unit jet tempur.
Mereka juga mempunyai 30 unit pesawat misi khusus, 90 unit jet serangan khusus, 4 unit armada kapal tanker, 41 unit pesawat pengangkut, dan 739 unit helikopter.
Angkatan Darat Korsel juga memiliki persenjataan yang tak kalah canggih.
Persenjataan itu di antaranya 2.624 unit tank, 13.990 kendaraan lapis baja, 574 proyektor roket, 3.040 self propel artileri, dan artileri tarik sebanyak 3,854 unit.
Sementara itu, Angkatan Laut Seoul mempunyai 18 fregat, 13 kapal perang ranjau, 11 korvet, 12 kapal perusak, 2 helikopter pengangkut, 111 kapal patroli, dan 22 kapal selam. Namun, Korsel belum memiliki kapal induk hingga sekarang.
Dari sisi anggaran, Korsel menggelontorkan US$46 miliar atau sekitar Rp723 triliun untuk pertahanan.
Selain kekuatan sendiri, Korea Selatan juga tergabung dalam aliansi dengan Amerika Serikat. Korsel juga kerap mendapatkan bantuan senjata hingga pertahanan dari Negeri Paman Sam jika menghadapi ancaman Korut.
Bagaimana kekuatan negeri milik Kim Jong Un? Baca di halaman berikutnya >>>
Adu Garang Militer Korut vs Korsel, Siapa Lebih Kuat?
Kim Jong Un saat menghadiri parade militer Korea Utara. (Foto: via REUTERS/KCNA)
Militer Korut
Dikutip dari sumber yang sama, Korea Utara jauh tertinggal dari Korsel dari segi peringkat. Menurut situs Global Fire Power, Pyongyang menduduki ranking 30 dari kekuatan militer secara global.
Meski secara peringkat jauh, Korut memiliki jumlah personel lebih banyak. Mereka mempunyai 2 juta tentara. Dari jumlah ini, sekitar 1,2 juta merupakan personel aktif, sementara 600 ribu yang lain personel cadangan.
Persenjataan Angkatan Darat Korut juga tak lebih banyak dibanding Korsel.
Mereka memiliki 946 unit pesawat, 169 pesawat latih, 20 unit helikopter penyerang, 458 jet tempur, satu unit pesawat pengangkut, dan 204 helikopter.
Pyongyang tak memiliki pesawat misi khusus dan armada kapal tanker di pasukan angkatan udara mereka.
Sementara itu, Angkatan Darat Korut memiliki 5.895 unit tank, 1.360 proyektor roket, 4.114 kendaraan lapis baja, 450 self propelled artileri, dan 250 artileri tembak.
Di saat yang bersamaan, Angkatan Laut Korut memiliki 5 fregat, 10 kapal perang ranjau. Jumlah kapal selam Pyongyang lebih banyak dibanding Seoul yakni 35 unit, begitupun dengan kapal patroli sebanyak 200 unit.
Namun, Angkatan Laut Korut tak punya kapal penghancur, helikopter pengangkut, korvet, dan kapal induk.
Untuk bujet pertahanan, Korut mengeluarkan US$4,5 miliar atau sekitar Rp70 triliun.