Dubes Bantah Iran Ancam Bui Keluarga Timnas: Itu Fitnah

CNN Indonesia
Rabu, 30 Nov 2022 07:07 WIB
Dubes Iran untuk RI Mohammad Azad membantah pemerintah penjarakan keluarga anggota timnas Iran jika mereka tak menyanyikan lagu kebangsaan di Piala Dunia 2022. Laga Iran di Piala Dunia 2022. (REUTERS/FABRIZIO BENSCH)
Jakarta, CNN Indonesia --

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Azad membantah pemerintah bakal memenjarakan keluarga anggota tim nasional Iran jika mereka tak menyanyikan lagu kebangsaan di Piala Dunia 2022 Qatar.

Azad mengatakan berita tersebut merupakan karangan kelompok anti-Iran. Ia juga menyebut laporan itu sebagai kebohongan dan fitnah semata.

"Mereka mencoba untuk membuat fitnah dan berita bohong untuk merusak atmosfer baik timnas Iran dan mencegah kesuksesan Iran pada ajang bergengsi ini," kata Azad kepada CNNIndonesia.com, Selasa (29/11).

Lebih lanjut, Azad mengatakan media anti-Iran menyebut timnas menentang negaranya saat mereka tak menyanyikan lagu kebangsaan Iran.

Timnas Iran memilih tak menyanyikan lagu kebangsaan saat hendak bertanding melawan Inggris pada pekan lalu. Tindakan ini, dianggap sebagai bentuk dukungan kesebelasan Teheran kepada para demonstran di negara itu.

[Gambas:Video CNN]

Kemudian di pertandingan kedua saat melawan Wales, pemain Iran menyanyikan lagu kebangsaan.

Sebelumnya, Iran dilaporkan bakal mengancam memenjarakan keluarga pemain tim nasional jika mereka tak menjaga sikap jelang laga lawan Amerika Serikat.

Seorang sumber mengatakan ancaman itu terlontar saat para pemain timnas dipanggil untuk hadir dalam pertemuan khusus dengan sayap elite militer, Garda Revolusi Iran (IRGC).

Dalam pertemuan itu, IRGC memberikan ultimatum keluarga para pemain timnas bakal "dipenjara atau disiksa" jika mereka tak menjaga sikapnya di Piala Dunia.

Ancaman tersebut juga berlaku jika pemain enggan menyanyikan lagu kebangsaan atau ikut protes politik menentang rezim Teheran.

Menurut Azad, pemberitaan itu muncul saat seluruh masyarakat dan pemain timnas Iran mendukung penuh kesuksesan negara tersebut di ajang bergengsi ini.

Lebih lanjut, Azad menerangkan sejak beberapa bulan lalu, para kelompok anti Iran di luar negeri berupaya untuk menghapus negara itu dari pertandingan Piala Dunia di Qatar.

"Tetapi usaha mereka gagal dan tidak mencapai hasil," kata dia.

(isa/bac)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER