Kedubes Ukraina di Beberapa Negara Eropa Diteror Paket 'Berdarah'

CNN Indonesia
Sabtu, 03 Des 2022 03:47 WIB
Kedutaan besar Ukraina di Hungaria, Belanda, Polandia, Kroasia, Italia dan Austria serta konsulat jenderal di Naples dan Krakow menerima paket Sejumlah diplomat Ukraina di Uni Eropa telah menerima teror berupa paket berisi mata binatang. Ilustrasi (AFP/VALENTINE CHAPUIS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah diplomat Ukraina di Uni Eropa telah menerima teror berupa paket berisi mata binatang.

Hal tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri Ukraina setelah seorang penjaga keamanan di kedutaan besar di Madrid terluka ringan usai membuka bom surat.

Kedutaan besar di Hungaria, Belanda, Polandia, Kroasia, Italia dan Austria serta konsulat jenderal di Naples dan Krakow dan konsulat di Brno, Ceko menerima paket "berdarah".

"Kami memiliki alasan untuk meyakini bahwa kampanye teror dan intimidasi yang direncanakan dengan baik terhadap kedutaan dan konsulat Ukraina sedang berlangsung," kata Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba, dikutip dari AFP, Sabtu (3/12).

"Kami akan terus bekerja secara efektif untuk kemenangan Ukraina," kata Kuleba.

Sebelumnya, sebuah bom surat meledak di Kedubes Ukraina di Madrid, Spanyol, pada Rabu (30/11) waktu setempat. Seorang pegawai kedubes luka ringan akibat ledakan tersebut.

Di Republik Ceko, polisi mengatakan di Twitter bahwa paket yang dikirim ke konsulat Ukraina di Brno berisi "jaringan hewan", menambahkan bahwa "analisis mendalam" akan dilakukan.

Kemudian di Warsawa, polisi diberitahu tentang sebuah paket di Kedubes Ukraina pada hari Kamis.

"Kami dengan cepat mengesampingkan bahaya apa pun," kata juru bicara polisi Sylwester Marczak kepada AFP, menolak menyebutkan apa yang ada di dalam paket itu.

Sementara di Den Haag, seorang reporter AFP melihat sebuah mobil polisi diparkir di dekat kedutaan Ukraina di kota itu pada Jumat sore. Seorang pegawai kedutaan menolak berkomentar.

Kyiv meminta pemerintah asing untuk menjamin perlindungan misi diplomatik Ukraina di luar negeri.

(AFP/fra)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER