Sepanjang 2022, terdapat beberapa peristiwa yang mengguncang dunia, mulai dari perang, kematian anak Gubernur Jawa Barat, hingga tragedi di Korea Selatan.
Berikut momen internasional paling geger tahun ini.
China meluncurkan 11 rudal dongfeng dekat perairan Taiwan sebagai respons atas kunjungan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat Nancy Pelosi pada Agustus lalu.
Peluncuran itu dilaporkan berasal dari gelaran latihan militer China. Beijing menggelar latihan di enam area di Selat Taiwan selama empat hari.
Latihan itu berada di enam titik. Jika dilihat dari peta, area tersebut bak mengepung Taiwan.
China sebetulnya sudah memperingatkan AS untuk tak melakukan kunjungan itu, tetapi Washington abai.
Bagi Beijing, kunjungan semacam itu menjadi simbol dukungan terhadap Taiwan yang ingin melepaskan diri, sementara China menganggap pulau ini bagian dari kedaulatannya.
Ratu Elizabeth II meninggal dunia di usia 96 tahun pada 8 September. Sebelum meninggal, kondisi kesehatan dia dilaporkan menurun.
Ia menjadi ratu terlama di kerajaan dalam sejarah dunia dengan masa kepemimpinan 70 tahun.
Selain itu, Elizabeth juga menjadi penguasa kerajaan terlama kedua dalam sejarah. Ia kalah dari Raja Prancis, Louis XIV, yang berkuasa selama 72 tahun.
Usai Elizabeth wafat, takhta beralih ke Pangeran Charles. Inggris kini dikuasai Raja Charles III.
Korea Selatan sempat berduka usai 156 orang tewas dalam tragedi halloween di distrik Itaewon pada 29 Oktober.
Insiden itu terjadi saat orang mulai berdesak-desakan, sementara jumlah aparat keamanan di lokasi hanya sedikit.
Menurut laporan, tercatat lebih dari 100 ribu warga mengunjungi distrik itu, dan polisi hanya 137 personel.
Usai tragedi tersebut, Korsel panen kritik terkait manajemen risiko yang tak terorganisir. Pihak berwenang juga memecat enam polisi yang dianggap bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Riuh G20 di Bali
Indonesia menjadi sorotan global sepanjang tahun ini karena menjadi tuan rumah G20.
Konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 berlangsung di Bali pada 15-16 November. Tercatat 17 kepala negara yang hadir, dan tiga absen.
Acara forum ekonomi itu berlangsung di tengah perang Rusia-Ukraina, dan rivalitas Barat terhadap Moskow imbas invasi mereka di negara tetangganya.
Sejumlah negara Barat sempat bakal memboikot forum itu jika Putin datang. Namun, orang nomor satu di Rusia itu tak hadir. Delegasi Moskow diwakili Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un untuk pertama kalinya mengajak sang putri, Ju Ae, ke hadapan publik.
Ia mendampingi sang ayah memantau uji coba rudal antar benua (ICBM) Hwasong-17 pada 18 November.
Dari foto yang beredar, Kim tampak menggandeng tangan putrinya. Gadis itu terlihat dikuncir kuda, menggunakan jaket putih, celana hitam dan sepatu flat shoes warna merah.
Sepekan kemudian, Kim kembali membawa anaknya ke hadapan publik. Saat itu, ia tampak bersebelahan dengan ilmuwan rudal dan tentara Pyongyang.
Sejumlah pengamat menilai kemunculan Kim dan Ju Ae menjawab soal suksesi.
China menjadi sorotan usai sejumlah warga di berbagai kota menolak lockdown imbas kasus Covid-19 . Beberapa juga menuntut Presiden Xi Jinping mundur.
Warga di Guangzhou, China Selatan, menggelar demo pada 29 November. Demo ini berujung bentrok antara polisi dengan peserta aksi.
Warga Shanghai juga menggelar demo di jalan Urumqi. Aksi ini juga berujung ricuh.
Usai demo, China mengumumkan melonggarkan strategi Nol-Covid. Namun, kini kasus virus corona di China tengah melonjak.
Jakarta, CNN Indonesia --
Sepanjang 2022, terdapat beberapa peristiwa yang mengguncang dunia, mulai dari perang, kematian anak Gubernur Jawa Barat, hingga tragedi di Korea Selatan.
Berikut momen internasional paling geger tahun ini.
China meluncurkan 11 rudal dongfeng dekat perairan Taiwan sebagai respons atas kunjungan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat Nancy Pelosi pada Agustus lalu.
Peluncuran itu dilaporkan berasal dari gelaran latihan militer China. Beijing menggelar latihan di enam area di Selat Taiwan selama empat hari.
Latihan itu berada di enam titik. Jika dilihat dari peta, area tersebut bak mengepung Taiwan.
China sebetulnya sudah memperingatkan AS untuk tak melakukan kunjungan itu, tetapi Washington abai.
Bagi Beijing, kunjungan semacam itu menjadi simbol dukungan terhadap Taiwan yang ingin melepaskan diri, sementara China menganggap pulau ini bagian dari kedaulatannya.
Ratu Elizabeth II meninggal dunia di usia 96 tahun pada 8 September. Sebelum meninggal, kondisi kesehatan dia dilaporkan menurun.
Ia menjadi ratu terlama di kerajaan dalam sejarah dunia dengan masa kepemimpinan 70 tahun.
Selain itu, Elizabeth juga menjadi penguasa kerajaan terlama kedua dalam sejarah. Ia kalah dari Raja Prancis, Louis XIV, yang berkuasa selama 72 tahun.
Usai Elizabeth wafat, takhta beralih ke Pangeran Charles. Inggris kini dikuasai Raja Charles III.
Korea Selatan sempat berduka usai 156 orang tewas dalam tragedi halloween di distrik Itaewon pada 29 Oktober.
Insiden itu terjadi saat orang mulai berdesak-desakan, sementara jumlah aparat keamanan di lokasi hanya sedikit.
Menurut laporan, tercatat lebih dari 100 ribu warga mengunjungi distrik itu, dan polisi hanya 137 personel.
Usai tragedi tersebut, Korsel panen kritik terkait manajemen risiko yang tak terorganisir. Pihak berwenang juga memecat enam polisi yang dianggap bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Riuh G20 di Bali
Indonesia menjadi sorotan global sepanjang tahun ini karena menjadi tuan rumah G20.
Konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 berlangsung di Bali pada 15-16 November. Tercatat 17 kepala negara yang hadir, dan tiga absen.
Acara forum ekonomi itu berlangsung di tengah perang Rusia-Ukraina, dan rivalitas Barat terhadap Moskow imbas invasi mereka di negara tetangganya.
Sejumlah negara Barat sempat bakal memboikot forum itu jika Putin datang. Namun, orang nomor satu di Rusia itu tak hadir. Delegasi Moskow diwakili Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un untuk pertama kalinya mengajak sang putri, Ju Ae, ke hadapan publik.
Ia mendampingi sang ayah memantau uji coba rudal antar benua (ICBM) Hwasong-17 pada 18 November.
Dari foto yang beredar, Kim tampak menggandeng tangan putrinya. Gadis itu terlihat dikuncir kuda, menggunakan jaket putih, celana hitam dan sepatu flat shoes warna merah.
Sepekan kemudian, Kim kembali membawa anaknya ke hadapan publik. Saat itu, ia tampak bersebelahan dengan ilmuwan rudal dan tentara Pyongyang.
Sejumlah pengamat menilai kemunculan Kim dan Ju Ae menjawab soal suksesi.