27 Orang Tewas Akibat Ledakan Bom di Rukubi Nigeria

CNN Indonesia
Kamis, 26 Jan 2023 03:00 WIB
Bom meledak di Nigeria tengah pada Rabu (25/1) dan menewaskan sedikitnya 27 penggembala. Bom meledak di Nigeria tengah pada Rabu (25/1) dan menewaskan sedikitnya 27 penggembala. (iStockphoto/dzika_mrowka)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bom meledak di Nigeria tengah pada Rabu (25/1). Ledakan bom tersebut menewaskan sedikitnya 27 penggembala di Nigeria tengah yang selama ini dikenal sebagai wilayah penuh ketegangan etnis dan agama.

Polisi mengatakan para penggembala dan ternak sedang berada di Rukubi, desa perbatasan antara negara bagian Nasarawa dan Benue. Tiba-tiba, sebuah bom meledak di tengah-tengah mereka.

"Kami telah mengonfirmasi 27 orang tewas dalam ledakan bom bersama beberapa ternak," kata Maiyaki Muhammed Baba, komisaris polisi Nasarawa, seperti diberitakan AFP, Rabu (25/1).

"Banyak orang lain terluka dan jumlah korban tewas bisa bertambah karena pencarian masih berlangsung," kata Baba, seraya menambahkan bahwa ahli bom sedang menyelidiki asal ledakan tersebut.

Kendati demikian, para saksi mata mengatakan ledakan itu akibat serangan udara militer.

"Itu adalah serangan udara. Itu menewaskan 27 orang kami," kata Lawal Dano dari Asosiasi Peternak Sapi Miyetti Allah Nigeria.

"Kami semua tahu hanya militer yang memiliki jet untuk melakukan serangan udara, dan kami menyerukan penyelidikan menyeluruh dan sanksi yang diperlukan pada siapa pun yang berada di belakang ini," kata Dano.

Juru bicara angkatan udara Nigeria tidak menanggapi permintaan komentar dari AFP.

[Gambas:Video CNN]



Namun, ada serangan udara tidak disengaja terhadap warga sipil oleh militer di Nigeria timur laut dan barat laut di masa lalu, di mana pasukan memerangi jihadis dan geng kriminal.

Sementara itu, penggembala dan petani di Nigeria tengah kerap berselisih tentang hak penggembalaan dan air.

Konflik selama puluhan tahun telah mengambil dimensi etnis dan agama dalam beberapa tahun terakhir, dengan sebagian besar penggembala Muslim sementara petani sebagian besar adalah Kristen.

(Tim/chri)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER