Pihak berwenang Jepang menahan Masanori Aoki, pelaku penembakan dan penusukan yang menewaskan empat orang di Nakano, Prefektur Nagano, Jepang pada Kamis (25/5).
Masanori Aoki diyakini sebagai anak tertua Ketua Dewan Kota Nakano, Masamichi Aoki.
Dilansir Independent, polisi berhasil menangkap Aoki setelah dia berusaha berlindung di rumah ayahnya bersama ibu dan bibinya, selama sekitar 12 jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Polisi Prefektur Nagano, Iwao Koyama, mengatakan petugas menggerebek rumah ayah Aoki setelah mengepung kediaman tersebut dengan mengenakan rompi anti-peluru dan membawa ambulans.
Petugas juga menutup jalan-jalan dengan radius 300 meter dari rumah ayah Aoki.
Sebelum menangkap pelaku, Iwao mengatakan petugas polisi menemukan satu jasad perempuan tua di lokasi yang sama dengan tempat pelaku bersembunyi. Korban diduga menjadi korban keempat dalam insiden ini.
Sebelumnya tiga orang termasuk dua petugas polisi tewas dalam aksi penembakan dan penikaman di Kota Nakano.
Lembaga penyiaran NHK menyebut seorang pria menembak secara serampangan menggunakan senjata menyerupai senapan berburu. Dia juga membawa pisau dan menikam orang-orang.
Ketika petugas polisi ke tempat kejadian, pria itu menembakkan sesuatu mirip senapan berburu hingga melukai empat orang.
"Saya membunuhnya karena saya ingin [membunuh]," kata dia saat salah seorang saksi bertanya alasan tindakan itu.
Saat melakukan aksinya, tersangka mengenakan topi kamuflase, atasan, dan bawahan dengan kacamata hitam serta topeng.
Akibat penembakan ini, pemerintah kota setempat mendesak warga agar tetap tinggal di dalam rumah dan menghindari kegiatan luar ruangan sampai situasi kembali aman.
(isa/dan)