Jakarta, CNN Indonesia -- Kelompok tentara bayaran Wagner Group membelot dengan berbalik menyerang militer Rusia akhir pekan lalu.
Wagner menuding Kementerian Pertahanan menyerang kamp militernya hingga menewaskan banyak personel.
Meski begitu, pemberontakan tersebut langsung berakhir usai Kremlin mengupayakan negosiasi demi mencegah "pertumpahan darah".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlepas dari itu, bagaimana perbandingan kekuatan kelompok militer Rusia dengan tentara bayaran Wagner Group?
Jumlah personel Wagner
Pejabat Gedung Putih memprediksi Wagner memiliki sekitar 50 ribu prajurit, yang kebanyakan diyakini ditugaskan di Ukraina.
Dilansir dari Sky News, sebanyak 40 ribu di antaranya diduga berasal dari penjara alias bekas tahanan.
Dalam invasi Rusia di Ukraina, Amerika Serikat memperkirakan sekitar 9 ribu personel tewas dan 20 ribu lainnya luka-luka.
[Gambas:Video CNN]
Sejauh ini tidak diketahui berapa banyak prajurit Wagner yang ikut dalam pemberontakan di Rusia pada Jumat (23/6) dan Sabtu (24/6) lalu.
Ketangguhan prajurit Wagner
Pasukan Wagner biasanya menggunakan pasukan yang tangguh dalam pertempuran. Sebagian besar prajurit terdiri dari pensiunan tentara Moskow yang berusia hingga 55 tahun.
Beberapa tentara Wagner juga berasal dari negara lain.
Namun, seiring dengan panasnya peperangan, Wagner mulai memperluas kriteria yakni merekrut siapa saja yang bersedia membunuh untuk mereka.
Senjata Wagner
Karena bekerja sama dengan pemerintah Kremlin, Wagner memiliki berbagai tank, senjata, dan peralatan pertahanan udara yang disediakan untuk berperang di Ukraina.
Menurut Kementerian Pertahanan AS, Wagner juga punya berbagai senjata berat sendiri seperti peralatan pertahanan udara, termasuk kendaraan tempur SA-22.
Tak cuma itu, AS bahkan mengklaim Wagner membeli senjata tambahan dari Korea Utara, salah satunya peluru artileri. Meski begitu, mereka menyangkal spekulasi tersebut dengan menyebutnya "gosip".
Lanjut halaman berikutnya...
Adu Kuat Militer Rusia vs Wagner Group, Seberapa Besar Gajinya?
Bos Wagner Group Yevgeny Prigozhin pindah ke Belarus usai upaya pemberontakan ke Rusia. Foto: AP/Alexander Zemlianichenko
Gaji Wagner
Sejumlah laporan menyebut gaji tertinggi tentara bayaran Wagner sekitar 9.000 poundsterling atau Rp172 juta sebulan. Yang terendah yaitu ratusan poundsterling.
Jumlah personel militer Putin
Sebagai negara dengan militer yang diperkirakan terbesar kelima di dunia, Rusia diduga punya sekitar 1 juta personel militer aktif.
Kremlin mengklaim sebagian besar tentaranya di Ukraina adalah sukarelawan, yang diperkirakan Institute for the Study of War ada sekitar 300 ribu personel.
Para pejabat Barat juga memperkirakan lebih dari 100 ribu tentara reguler Rusia tewas dalam perang di Ukraina.
Senjata militer Putin
Tentara Rusia punya akses ke gudang senjata era Rusia dan Soviet.
Senjata ini termasuk senapan mesin ringan, senjata serbu, senapan sniper, peluncur granat, rudal darat ke udara, berbagai tank, kendaraan tempur dan ranjau.
Sejumlah foto menunjukkan senapan mesin digunakan Moskow di perbatasan saat pasukan Wagner merangsek maju.
Namun, beberapa peralatan Rusia yang digunakan di Ukraina disebut berasal dari era komunis.
Tank T-62 berusia 60 tahun dan pengangkut personel lapis baja yang berasal dari 1950-an merupakan salah satunya.
Gaji militer Putin
Bayaran paling kecil prajurit Moskow yaitu sekitar 160 ribu rubel atau Rp28 juta per bulan.
Namun, media independen Rusia Vertska percaya bahwa banyak prajurit yang belum menerima bayaran bahkan belum dibayar sama sekali selama invasi di Ukraina.