Cerita Truk Es Krim Istimewa Sambut Tamu-tamu Allah di Mekkah
CNN Indonesia
Rabu, 05 Jul 2023 08:05 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Antrian jamaah haji mengular di depan truk es krim. (Arsip Sri Indah)
Jakarta, CNN Indonesia --
Semarak musim haji tak hanya dirasakan oleh para calon jemaah yang menunaikan rukun Islam terakhir ini. Sebagai tuan rumah, warga Arab Sauditerutama di Mekkah juga berbondong-bondong ikut terlibat "melayani" para jemaah yang sedang menunaikan haji.
Berdasarkan pantauan salah satu jemaah haji asal Indonesia, Sri Indah, banyak sekali relawan warga Saudi yang berbaik hati memberikan sedekah berupa makanan, minuman, dan bantuan lainnya kepada para jemaah.
Sri bercerita jemaah haji tidak akan merasa kelaparan lantaran para pemberi sedekah banyak dijumpai di jalur jalan dari penginapan jemaah menuju Masjidil Haram. Menurutnya, sedekah makanan dan minuman ini juga cukup membantu para jemaah haji Indonesia yang sempat tak menerima cukup jatah makanan saat berada di Mina.
"Kalau saya perhatikan, tiap mendekati jadwal Dzuhur sudah ada yang ngetem mau bagi-bagi sedekah. Letaknya ya di lapangan terbuka ini," kata Sri merujuk pada sebuah lahan terbuka antara Terminal Jiad dan kaki Hotel Zamzam Tower yang terletak persis bersebelahan dengan komplek Masjidil Haram.
Perempuan jamaah asal kloter 64 Solo itu mengatakan ia bahkan melihat truk-truk es krim yang terparkir di salah satu sudut kompleks Masjidil Haram telah "diserbu" para jemaah pada Senin (3/7) siang menjelang waktu Ashar.
Maklum, saat ini cuaca di Mekkah terbilang ekstrem bahkan sempat mencapai rekor tertinggi.
Ratusan orang berpakaian putih-putih antre mengular demi mendapatkan jatah sedekah es krim. Tiap orang mendapat jatah 2 batang es krim berbentuk contong (cone).
Begitu banyak pengantri hingga kemudian nampak petugas turut mengatur jalur antrian agar tertib dan tidak terjadi desak-desakan berebut antrian.
Indah sebenarnya tertarik untuk mengambil es krim gratis itu, apalagi terik matahari Mekkah masih sangat terasa walau jam sudah hampir memasuki waktu salat Ashar.
"Antreannya panjang sekali, berapa lama itu. Ya mending waktunya dipakai tawaf, belum rejeki makan es krim," kata Indah sambil tertawa.
Berlanjut ke halaman berikutnya >>>
Sabilillah, berebut pahala di jalan Allah
Sri juga sempat mengatakan ada sebuah video viral yang beredar di media sosial menunjukkan seorang laki-laki Arab berdiri di luar Masjidil Haram sambil membagikan puluhan air mineral yang dia bawa.
Pria itu menawarkan air mineral kepada setiap orang yang hendak masuk atau keluar masjid. Saat ditanya mengapa dirinya rela bersedekah untuk jamaah haji, ia pun menangis.
"Saya hanya ingin membantu sesama muslim yang sedang menjadi tamu Allah. Semoga jadi ibadah di jalan Allah," kata pria itu.
Bersedekah selama musim haji dikabarkan sudah menjadi tradisi bagi warga Saudi, terutama Mekkah. Menurut website Kementrian Agama, kegiatan sedekah umumnya makin intensif pada 3 bulan utama yakni Ramadhan, Zulhijjah (bulan haji) dan Muharram.
Tradisi sedekah ini disebut Sabilillah, artinya "jalan Allah". Secara umum dimaknai sebagai bentuk ibadah guna mendekatkan diri pada Allah dengan membantu sesama umat.
Sri bercerita sejumlah rumah makan besar di Saudi bahkan terbiasa membuat ratusan nasi kotak gratis berisi nasi lengkap dengan ayam atau daging panggang.
Para ahli sejarah Arab menduga praktik sedekah ini adalah warisan dari jejak kuno kabilah Bani Quraisy, suku asli asal Nabi Muhammad SAW, yang dulunya memiliki posisi prestisius sebagai penjaga Kabah.
Bani Quraisy mendapat kehormatan menyediakan dan menuang teh untuk para peziaran Kabah. Aksi karitatif ini kemudian lestari dalam bentuk kegiatan sedekah bagi jamaah haji, hingga sekarang.
Jadwal Sabilillah bertambah signifikan di musim haji dan bulan Ramadan.
Sedekah seperti air mineral adalah bentuk yang paling banyak ditawarkan pada jamaah maupun non-jamaah yang kebetulan melintas di jalur menuju Masjid.
Jakarta, CNN Indonesia --
Semarak musim haji tak hanya dirasakan oleh para calon jemaah yang menunaikan rukun Islam terakhir ini. Sebagai tuan rumah, warga Arab Sauditerutama di Mekkah juga berbondong-bondong ikut terlibat "melayani" para jemaah yang sedang menunaikan haji.
Berdasarkan pantauan salah satu jemaah haji asal Indonesia, Sri Indah, banyak sekali relawan warga Saudi yang berbaik hati memberikan sedekah berupa makanan, minuman, dan bantuan lainnya kepada para jemaah.
Sri bercerita jemaah haji tidak akan merasa kelaparan lantaran para pemberi sedekah banyak dijumpai di jalur jalan dari penginapan jemaah menuju Masjidil Haram. Menurutnya, sedekah makanan dan minuman ini juga cukup membantu para jemaah haji Indonesia yang sempat tak menerima cukup jatah makanan saat berada di Mina.
"Kalau saya perhatikan, tiap mendekati jadwal Dzuhur sudah ada yang ngetem mau bagi-bagi sedekah. Letaknya ya di lapangan terbuka ini," kata Sri merujuk pada sebuah lahan terbuka antara Terminal Jiad dan kaki Hotel Zamzam Tower yang terletak persis bersebelahan dengan komplek Masjidil Haram.
Perempuan jamaah asal kloter 64 Solo itu mengatakan ia bahkan melihat truk-truk es krim yang terparkir di salah satu sudut kompleks Masjidil Haram telah "diserbu" para jemaah pada Senin (3/7) siang menjelang waktu Ashar.
Maklum, saat ini cuaca di Mekkah terbilang ekstrem bahkan sempat mencapai rekor tertinggi.
Ratusan orang berpakaian putih-putih antre mengular demi mendapatkan jatah sedekah es krim. Tiap orang mendapat jatah 2 batang es krim berbentuk contong (cone).
Begitu banyak pengantri hingga kemudian nampak petugas turut mengatur jalur antrian agar tertib dan tidak terjadi desak-desakan berebut antrian.
Indah sebenarnya tertarik untuk mengambil es krim gratis itu, apalagi terik matahari Mekkah masih sangat terasa walau jam sudah hampir memasuki waktu salat Ashar.
"Antreannya panjang sekali, berapa lama itu. Ya mending waktunya dipakai tawaf, belum rejeki makan es krim," kata Indah sambil tertawa.
Berlanjut ke halaman berikutnya >>>
Berebut Pahala di Jalan Allah
Sedekah air mineral sering dipakai jamaah haji untuk minum atau mengguyur kepala. (Arsip Sri Indah)
Sabilillah, berebut pahala di jalan Allah
Sri juga sempat mengatakan ada sebuah video viral yang beredar di media sosial menunjukkan seorang laki-laki Arab berdiri di luar Masjidil Haram sambil membagikan puluhan air mineral yang dia bawa.
Pria itu menawarkan air mineral kepada setiap orang yang hendak masuk atau keluar masjid. Saat ditanya mengapa dirinya rela bersedekah untuk jamaah haji, ia pun menangis.
"Saya hanya ingin membantu sesama muslim yang sedang menjadi tamu Allah. Semoga jadi ibadah di jalan Allah," kata pria itu.
Bersedekah selama musim haji dikabarkan sudah menjadi tradisi bagi warga Saudi, terutama Mekkah. Menurut website Kementrian Agama, kegiatan sedekah umumnya makin intensif pada 3 bulan utama yakni Ramadhan, Zulhijjah (bulan haji) dan Muharram.
Tradisi sedekah ini disebut Sabilillah, artinya "jalan Allah". Secara umum dimaknai sebagai bentuk ibadah guna mendekatkan diri pada Allah dengan membantu sesama umat.
Sri bercerita sejumlah rumah makan besar di Saudi bahkan terbiasa membuat ratusan nasi kotak gratis berisi nasi lengkap dengan ayam atau daging panggang.
Para ahli sejarah Arab menduga praktik sedekah ini adalah warisan dari jejak kuno kabilah Bani Quraisy, suku asli asal Nabi Muhammad SAW, yang dulunya memiliki posisi prestisius sebagai penjaga Kabah.
Bani Quraisy mendapat kehormatan menyediakan dan menuang teh untuk para peziaran Kabah. Aksi karitatif ini kemudian lestari dalam bentuk kegiatan sedekah bagi jamaah haji, hingga sekarang.