Profil Prigozhin yang Diduga Tewas, 'Sang Koki' Membangkang Putin
CNN Indonesia
Kamis, 24 Agu 2023 13:47 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Bos Wagner Yevgeny Prigozhin jadi incaran Kremlin usai membangkang dari Vladimir Putin. (AFP/HANDOUT)
Tak lama usai kudeta, Putin menyampaikan pidato. Ia menyebut Wagner sebagai pengkhianat dan menusuk dari belakang rakyat Rusia.
Ia juga mengatakan akan melindungi rakyat Rusia dari segala bentuk pengkhianatan baik internal maupun eksternal.
"Semua jenis petualang politik dan kekuatan asing, yang memecah belah negara dan mencabik-cabiknya, mengambil untung dari kepentingan mereka sendiri. Kami tidak akan membiarkan ini terjadi lagi," ujar Putin, dikutip CNN pada Juni lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putin juga dikabarkan menghubungi sekutu dekatnya Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, hingga Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat pemberontakan Wagner berlangsung.
Pada akhirya, pemberontakan Wagner tak mencapai Moskow dan batal. Sejumlah kesepakatan antara Rusia dan Prigozhin pun terjalin melalui Lukashenko.
Dalam mediasi tersebut, Prigozhin dan Wagner sepakat pindah ke Belarus pada 27 Juni.
Kemudian pada awal Juli, Lukashenko mengatakan Prigozhin sudah tak di Belarus. Setelah itu, tak ada yang mengetahui keberadaan Prigozhin.
Pada akhir Juli lalu, media melaporkan Prigozhin tampak hadir di konferensi tingkat tinggi Rusia-Afrika di St Petersburg.
Lalu pada awal Agustus, Prigozhin juga sempat menawarkan jasa tentara bayaran usai Niger dikudeta.
Dijuluki 'koki Putin'
Prigozhin mendapat julukan 'Koki Putin.' Sebutan ini tak lepas dari aktivitas dia sebagai pengusaha yang terjun ke bisnis restoran dan katering.
Dia lalu membuka toko serba ada dan memulai berjejaring dengan restoran mewah dan beberapa mitranya di St. Petersburg, demikian dikutip Business Insider.
Kemudian pada 1996, ia mendirikan perusahaan yang kini berkembang pesat, Concord Catering.
Selama dekade berikutnya, bisnis katering Prigozhin menerima kontrak yang menguntungkan dari pemerintah. Ketika itu, ia mengirim makan ke sekolah dan militer Rusia, serta kesempatan menjadi tuan rumah jamuan negara.
Salah satu jamuan kenegaraan di antaranya saat pelantikan Putin sebagai presiden.
Setelahnya, dia mendapat julukan 'koki Putin' meski sebenarnya bukan juru masak.
(isa/bac)
Jakarta, CNN Indonesia --
Bos tentara bayaran Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, menuai sorotan usai diduga tewas karena jet pribadi Embraer Legacy mengalami kecelakaan di Tver pada Rabu (24/8).
Prigozhin dilaporkan menjadi salah satu penumpang jet tersebut. Embraer Legacy terbang dari Moskow menuju St Petersburg.
Namun, setengah jam usai lepas landas pesawat dilaporkan terbakar akibat benturan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama Prigozhin yang mendapat julukan 'sang koki Putin' sebetulnya sudah mencuat sejak awal-awal invasi Rusia di Ukraina. Pada Maret 2022, Barat menilai Rusia menggunakan tentara bayaran untuk membantu mereka di medan perang.
Pasukan Wagner bahkan sempat menjadi tombak utama Rusia.
Namun pada Januari 2023, konflik Prigozhin dengan Rusia mulai muncul.
Saat itu, Prigozhin mengklaim kemenangan di Soledar dan menyebut tentara Rusia tak banyak berperan. Tak lama, Kementerian Pertahanan Rusia juga mengklaim menguasai Soledar.
Konflik Prigozhin dengan Kremlin makin runcing saat dia mengkritik strategi Rusia.
Prigozhin kian gencar melancarkan kritik terhadap Kremlin bahkan kepada Presiden Vladimir Putin usai menarik seluruh pasukan Wagner dari Ukraina.
Penarikan pasukan Wagner berlangsung pada Juni lalu setelah kontrak Wagner dan Rusia habis.
Dalam salah satu wawancara, Prigozhin mengatakan tentara Rusia tak cukup mampu melawan pasukan Ukraina.
"Untuk saat ini, dalam pandangan saya, dan menurut penilaian militer di lapangan, tidak cukup mampu melawan musuh," kata dia pada pertengahan Juni, seperti dikutip Newsweek.
Di pekan terakhir pada Juni, Prigozhin sempat mengklaim pasukan Rusia menyerang kamp Wagner hingga menewaskan sejumlah personel. Namun, Kemenhan Rusia membantah tudingan ini.
Menanggapi serangan tersebut, ia mendeklarasikan perang dan siap menyerbu Moskow.
Kemudian pada 24 Juni, Prigozhin mengklaim berhasil menguasai pangkalan militer dan lapangan terbang di Rostov-on-Don. Personel tentara bayaran, kata dia, berada di markas besar Rostov sejak 07.30 waktu setempat, demikian dikutip CNN.
Serbuan ini disebut-sebut untuk menggulingkan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu. Sebelum ada insiden ini, sejumlah pengamat menilai Prigozhin menginginkan jabatan di pemerintahan Rusia.
Lanjut baca di halaman berikutnya...
Putin Cap Prigozhin Pengkhianat Negara
Bos Wagner Yevgeny Prigozhin jadi incaran Kremlin usai membangkang dari Vladimir Putin. (AFP/HANDOUT)
Tak lama usai kudeta, Putin menyampaikan pidato. Ia menyebut Wagner sebagai pengkhianat dan menusuk dari belakang rakyat Rusia.
Ia juga mengatakan akan melindungi rakyat Rusia dari segala bentuk pengkhianatan baik internal maupun eksternal.
"Semua jenis petualang politik dan kekuatan asing, yang memecah belah negara dan mencabik-cabiknya, mengambil untung dari kepentingan mereka sendiri. Kami tidak akan membiarkan ini terjadi lagi," ujar Putin, dikutip CNN pada Juni lalu.
Putin juga dikabarkan menghubungi sekutu dekatnya Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, hingga Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat pemberontakan Wagner berlangsung.
Prigozhin mendapat julukan 'Koki Putin.' Sebutan ini tak lepas dari aktivitas dia sebagai pengusaha yang terjun ke bisnis restoran dan katering.
Dia lalu membuka toko serba ada dan memulai berjejaring dengan restoran mewah dan beberapa mitranya di St. Petersburg, demikian dikutip Business Insider.
Kemudian pada 1996, ia mendirikan perusahaan yang kini berkembang pesat, Concord Catering.
Selama dekade berikutnya, bisnis katering Prigozhin menerima kontrak yang menguntungkan dari pemerintah. Ketika itu, ia mengirim makan ke sekolah dan militer Rusia, serta kesempatan menjadi tuan rumah jamuan negara.
Salah satu jamuan kenegaraan di antaranya saat pelantikan Putin sebagai presiden.
Setelahnya, dia mendapat julukan 'koki Putin' meski sebenarnya bukan juru masak.