5 Fakta Pertemuan Kim Jong Un dan Putin di Situs Roket Rusia
CNN Indonesia
Kamis, 14 Sep 2023 08:45 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
(REUTERS/SPUTNIK)
3. Putin pamer limosin
Putin menunjukkan kendaraan limosin presiden yang diproduksi perusahaan Aurus Motors.
"Mobil itu diberi nama Aurus, inilah yang mulai kami produksi di Rusia," kata Putin di video yang dirilis Russia 1 dan saluran TV militer negara Rusia Zvezda.
Menurut situs web perusahaan, Limusin Aurus Senat merupakan kendaraan resmi kepresidenan dan menawarkan "perlindungan balistik".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aurus Motors didirikan pada 2018 dan memproduksi mobil resmi negara Rusia, demikian dikutip CNN.
Namun, tak diketahui apakah Putin menunjukkan mobil itu setelah atau sebelum pembicaraan dengan Kim.
Saat di meja makan sebelum bersulang, Kim menyampaikan dukungannya untuk Rusia terkait perang di Ukraina.
"[Saya yakin] rakyat dan militer Rusia akan muncul sebagai pemenang dalam dalam melawan pasukan setan yang secara ambisius mengejar hegemoni dan ekspansi," kata Putin ke Kim, dikutip CNN.
Kim tak menyebut secara rinci pasukan mana yang ia maksud. Namun, ia menggunakan kata "operasi militer" untuk menunjukkan dukungan dia ke Rusia.
Operasi militer digunakan Rusia untuk menggambarkan aksi mereka di Ukraina.
"Militer dan rakyat Rusia akan mewarisi tradisi kemenangan yang gemilang [dan menunjukkan reputasi mereka di garis depan] operasi militer," kata Kim
Ia lalu mengajak orang-orang di meja makan bersulang untuk kemenangan baru Rusia dan kesehatan Putin.
Putin bertemu Kim di pusat ruang angkasa Rusia yang berada di kota terpencil Vostochny.
Mereka melakukan pembicaraan selama lebih dari dua jam.
Profesor dari Universitas Ewha di Seoul, Leif Eric Easley, menganggap pertemuan di Vostochny sangat provokatif.
Easley juga mengatakan alasan lokasi itu menjadi pertemuan karena ada barter antara Kim dan Putin.
"Pertemuan di pelabuhan antariksa timur Rusia sangat provokatif karena menunjukkan Putin menawarkan teknologi peluncuran satelit yang melanggar sanksi dengan imbalan amunisi Korut yang akan digunakan Moskow dalam perang di Ukraina," kata dia kepada CNN.
Dalam pertemuan itu, Putin mengungkapkan Rusia siap membantu Korut yang ingin membangun ruang angkasa.
"Itulah sebabnya kami datang ke sini. Pemimpin Korea Utara menunjukkan minat besar terhadap teknik roket, mereka mencoba mengembangkan kemampuan ruang angkasa," ujar Putin, dikutip Reuters.
Komentar itu merespons pertanyaan soal kesediaan Rusia membantu Korut membangun satelit.
Putin juga mengungkapkan tengah mempertimbangkan dan mendiskusikan beberapa kerja sama militer dengan Korut.
Saat ditanya apakah dia dan Kim membahas kerja sama militer, Putin mencatat ada "pembatasan tertentu" dalam pengiriman bantuan militer ke Korut.
Namun, Putin mengakui ada beberapa hal yang terbuka untuk didiskusikan dan dipertimbangkan.
"Ya, ada batasan-batasan tertentu, dan Rusia mematuhi semua pembatasan ini," kata Putin, dikutip CNN.
Ia juga berujar, "Tetapi ada beberapa hal yang tentu saja bisa kita bicarakan, diskusikan, pikirkan. Dan di sini juga ada prospeknya."
Berlanjut ke halaman berikutnya >>>
5 Fakta Pertemuan Kim Jong Un dan Putin di Situs Roket Rusia
(REUTERS/SPUTNIK)
3. Putin pamer limosin
Putin menunjukkan kendaraan limosin presiden yang diproduksi perusahaan Aurus Motors.
"Mobil itu diberi nama Aurus, inilah yang mulai kami produksi di Rusia," kata Putin di video yang dirilis Russia 1 dan saluran TV militer negara Rusia Zvezda.
Menurut situs web perusahaan, Limusin Aurus Senat merupakan kendaraan resmi kepresidenan dan menawarkan "perlindungan balistik".
Aurus Motors didirikan pada 2018 dan memproduksi mobil resmi negara Rusia, demikian dikutip CNN.
Namun, tak diketahui apakah Putin menunjukkan mobil itu setelah atau sebelum pembicaraan dengan Kim.
Saat di meja makan sebelum bersulang, Kim menyampaikan dukungannya untuk Rusia terkait perang di Ukraina.
"[Saya yakin] rakyat dan militer Rusia akan muncul sebagai pemenang dalam dalam melawan pasukan setan yang secara ambisius mengejar hegemoni dan ekspansi," kata Putin ke Kim, dikutip CNN.
Kim tak menyebut secara rinci pasukan mana yang ia maksud. Namun, ia menggunakan kata "operasi militer" untuk menunjukkan dukungan dia ke Rusia.
Operasi militer digunakan Rusia untuk menggambarkan aksi mereka di Ukraina.
"Militer dan rakyat Rusia akan mewarisi tradisi kemenangan yang gemilang [dan menunjukkan reputasi mereka di garis depan] operasi militer," kata Kim
Ia lalu mengajak orang-orang di meja makan bersulang untuk kemenangan baru Rusia dan kesehatan Putin.