Daftar Negara yang Kirim Bantuan ke Gaza di Tengah Perang
CNN Indonesia
Minggu, 29 Okt 2023 08:15 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Warga Gaza di perbatasan Rafah berebut bantuan makanan yang dibagikan relawan PBB. Foto: AFP/MOHAMMED ABED
Jakarta, CNN Indonesia --
Perang di Gazamasih memanas usai Israeldisebut memasuki "fase baru" dengan melancarkan pengeboman secara intensif ke wilayah itu.
Tiga pekan sejak perang pecah pada 7 Oktober lalu, ribuan orang di Gaza meninggal dunia sementara belasan ribu luka-luka. Di antara ribuan korban itu didominasi perempuan dan anak-anak.
Kini kondisi Gaza kian memprihatinkan dengan hancurnya bangunan menjadi puing-puing dan krisis kemanusiaan parah. Beberapa negara di dunia sejak pekan lalu telah mengirimkan bantuan ke Gaza, usai perbatasan Rafah antara Gaza dan Mesir sudah dibuka untuk penyaluran bantuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gaza setidaknya membutuhkan 100 truk bantuan berupa bahan makanan, air bersih, hingga obat-obatan setiap harinya untuk mengatasi krisis kemanusiaan.
Berikut daftar negara-negara yang sudah kirim bantuan ke Gaza di tengah gempuran Israel.
Turki telah mengirimkan beberapa pesawatnya untuk mengangkut bantuan ke Gaza bagi masyarakat sipil.
Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca, mengatakan bahwa pesawat berisi tim medis dan pasokan telah dikirimkan ke perbatasan di Mesir untuk membantu warga Gaza pada Minggu (22/10), dikutip dari Reuters.
Secara lebih detail, pesawat tersebut mengangkut 20 tenaga medis, obat-obatan dan perbekalan kesehatan.
Pada Senin (23/10), Turki kembali mengirimkan dua pesawat untuk mengangkut lebih banyak pasokan. Hingga akhir pekan lalu. total sudah 213 ton bantuan kemanusiaan dikirimkan Turki ke Gaza dan menuntut terjadinya gencatan senjata.
"Hingga hari ini, sebanyak 213 ton makanan, selimut, dan perbekalan kesehatan telah dikirimkan ke wilayah tersebut melalui sembilan pesawat. Pada kesempatan ini, kami menekankan bahwa konflik antara Israel dan Palestina serta penyerangan terhadap warga sipil di Gaza harus segera dihentikan dan tindakan kemanusiaan harus segera dihentikan, gencatan senjata harus segera diumumkan," kata Laksamana Muda Zeki Akturk, Penasihat Pers dan Urusan Masyarakat.
Uni Emirat Arab (UEA) juga mengirimkan beberapa pesawatnya ke Gaza untuk membantu warga sipil.
UEA mengirimkan pesawatnya yang memuat 68 ton pasokan makanan penting ke Gaza melalui Al Arish, Mesir pada Jumat (20/10) yang bekerja sama dengan Program Pangan Dunia.
Dikutip dari The National News, bantuan ini merupakan bagian dari kampanye "Compassion for Gaza" yang diluncurkan oleh Bulan Sabit Merah Emirat, Program Pangan Dunia, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Pembangunan Masyarakat.
UEA juga akan terus meluncurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Sedang dipersiapkan 25.000 paket bantuan yang berasal dari para relawan Arab.
Lanjut di halaman berikutnya...
Qatar
Selama ini Qatar telah banyak membantu warga Palestina di Gaza dengan menjaga hubungan dengan kelompok militan Palestina, juga dengan Amerika Serikat.
Qatar menjadi perantara negosiasi untuk membebaskan sekitar 200 sandera yang ditahan oleh militan Hamas.
Dilansir dari Associated Press, perjanjian gencatan senjata antara Hamas dan Israel di masa lalu membuat Qatar membayar gaji pegawai negeri di Jalur Gaza dan mengirimkan bantuan tunai langsung kepada keluarga miskin.
Pada perang Hamas dengan Israel saat ini, Qatar juga mengirimkan pesawatnya yang berisi bantuan dan telah mendarat di Bandara Internasional El Arish, Semenanjung Sinai Mesir.
Sekretaris Jenderal Organisasi Amal Hashemite Yordania (JHCO), Hussein Shibli, mengumumkan bahwa bantuan medis dari Yordania telah sampai di Gaza.
Dikutip dari The Jordan Times, bantuan dari JHCO berisi paket makanan, parsel kesehatan, dan air bersih yang ditujukan bagi 12.000 warga Gaza
JHCO juga mendistribusikan 10.000 makanan di wilayah Khan Yunis dan akan terus mengirimkan bantuan kemanusiaan secara langsung dan melalui organisasi internasional.
Tunisia
Tunisia menggelontorkan berbagai bantuan kemanusiaan ke Gaza menyusul mulai dibukanya blokade perbatasan oleh Israel.
Presiden Tunisia memutuskan untuk mengirimkan bantuan dalam jumlah besar di tengah situasi yang mendesak di Gaza.
Bantuan yang dikirimkan mencakup susu bayi dan perlengkapan medis.
Kondisi perekonomian di Tunisia saat ini sedang tidak baik, namun masyarakat tetap bermurah hati memberikan bantuan kepada warga Gaza. Ribuan masyarakat bergabung menjadi sukarelawan di Bulan Sabit Merah Tunisia, dikutip dari The National News.
Di tengah krisis kemanusiaan di Gaza, India mengirimkan bantuan berupa obat-obatan dan peralatan medis lebih dari 38 ton.
Bantuan dikirimkan dengan pesawat transportasi C-17 dari Angkatan Udara India ke Bandara El-Arish Mesir, dikutip dari India Today.
Perdana Menteri India Narendra Modi mengungkapkan belasungkawa mendalam atas peristiwa yang terjadi di Gaza kepada Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas.
Rwanda
Rwanda mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza menggunakan pesawat nasional Rwanda, Rwandair, yang diterima oleh Organisasi Amal Hashemite Yordania (JHCO).
Bantuan tersebut mencakup 10 ton makanan kering bergizi yang terdiri dari biji-bijian, seperti gandum, kedelai, dan susu bubuk, dikutip dari TRT Afrika.
Hal ini menunjukkan komitmen Rwanda untuk bergabung dengan negara lainnya dalam membantu masyarakat sipil di Gaza.
Perang di Gazamasih memanas usai Israeldisebut memasuki "fase baru" dengan melancarkan pengeboman secara intensif ke wilayah itu.
Tiga pekan sejak perang pecah pada 7 Oktober lalu, ribuan orang di Gaza meninggal dunia sementara belasan ribu luka-luka. Di antara ribuan korban itu didominasi perempuan dan anak-anak.
Kini kondisi Gaza kian memprihatinkan dengan hancurnya bangunan menjadi puing-puing dan krisis kemanusiaan parah. Beberapa negara di dunia sejak pekan lalu telah mengirimkan bantuan ke Gaza, usai perbatasan Rafah antara Gaza dan Mesir sudah dibuka untuk penyaluran bantuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gaza setidaknya membutuhkan 100 truk bantuan berupa bahan makanan, air bersih, hingga obat-obatan setiap harinya untuk mengatasi krisis kemanusiaan.
Berikut daftar negara-negara yang sudah kirim bantuan ke Gaza di tengah gempuran Israel.
Turki telah mengirimkan beberapa pesawatnya untuk mengangkut bantuan ke Gaza bagi masyarakat sipil.
Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca, mengatakan bahwa pesawat berisi tim medis dan pasokan telah dikirimkan ke perbatasan di Mesir untuk membantu warga Gaza pada Minggu (22/10), dikutip dari Reuters.
Secara lebih detail, pesawat tersebut mengangkut 20 tenaga medis, obat-obatan dan perbekalan kesehatan.
Pada Senin (23/10), Turki kembali mengirimkan dua pesawat untuk mengangkut lebih banyak pasokan. Hingga akhir pekan lalu. total sudah 213 ton bantuan kemanusiaan dikirimkan Turki ke Gaza dan menuntut terjadinya gencatan senjata.
"Hingga hari ini, sebanyak 213 ton makanan, selimut, dan perbekalan kesehatan telah dikirimkan ke wilayah tersebut melalui sembilan pesawat. Pada kesempatan ini, kami menekankan bahwa konflik antara Israel dan Palestina serta penyerangan terhadap warga sipil di Gaza harus segera dihentikan dan tindakan kemanusiaan harus segera dihentikan, gencatan senjata harus segera diumumkan," kata Laksamana Muda Zeki Akturk, Penasihat Pers dan Urusan Masyarakat.
Uni Emirat Arab (UEA) juga mengirimkan beberapa pesawatnya ke Gaza untuk membantu warga sipil.
UEA mengirimkan pesawatnya yang memuat 68 ton pasokan makanan penting ke Gaza melalui Al Arish, Mesir pada Jumat (20/10) yang bekerja sama dengan Program Pangan Dunia.
Dikutip dari The National News, bantuan ini merupakan bagian dari kampanye "Compassion for Gaza" yang diluncurkan oleh Bulan Sabit Merah Emirat, Program Pangan Dunia, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Pembangunan Masyarakat.
UEA juga akan terus meluncurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Sedang dipersiapkan 25.000 paket bantuan yang berasal dari para relawan Arab.
Lanjut di halaman berikutnya...
Daftar Negara yang Kirim Bantuan ke Gaza di Tengah Perang
Deretan truk yang mengantre di perbatasan Gaza, untuk mengirim bantuan bagi warga sipil. Foto: AFP/MOHAMMED ABED
Qatar
Selama ini Qatar telah banyak membantu warga Palestina di Gaza dengan menjaga hubungan dengan kelompok militan Palestina, juga dengan Amerika Serikat.
Qatar menjadi perantara negosiasi untuk membebaskan sekitar 200 sandera yang ditahan oleh militan Hamas.
Dilansir dari Associated Press, perjanjian gencatan senjata antara Hamas dan Israel di masa lalu membuat Qatar membayar gaji pegawai negeri di Jalur Gaza dan mengirimkan bantuan tunai langsung kepada keluarga miskin.
Pada perang Hamas dengan Israel saat ini, Qatar juga mengirimkan pesawatnya yang berisi bantuan dan telah mendarat di Bandara Internasional El Arish, Semenanjung Sinai Mesir.
Sekretaris Jenderal Organisasi Amal Hashemite Yordania (JHCO), Hussein Shibli, mengumumkan bahwa bantuan medis dari Yordania telah sampai di Gaza.
Dikutip dari The Jordan Times, bantuan dari JHCO berisi paket makanan, parsel kesehatan, dan air bersih yang ditujukan bagi 12.000 warga Gaza
JHCO juga mendistribusikan 10.000 makanan di wilayah Khan Yunis dan akan terus mengirimkan bantuan kemanusiaan secara langsung dan melalui organisasi internasional.
Tunisia
Tunisia menggelontorkan berbagai bantuan kemanusiaan ke Gaza menyusul mulai dibukanya blokade perbatasan oleh Israel.
Presiden Tunisia memutuskan untuk mengirimkan bantuan dalam jumlah besar di tengah situasi yang mendesak di Gaza.
Bantuan yang dikirimkan mencakup susu bayi dan perlengkapan medis.
Kondisi perekonomian di Tunisia saat ini sedang tidak baik, namun masyarakat tetap bermurah hati memberikan bantuan kepada warga Gaza. Ribuan masyarakat bergabung menjadi sukarelawan di Bulan Sabit Merah Tunisia, dikutip dari The National News.
Di tengah krisis kemanusiaan di Gaza, India mengirimkan bantuan berupa obat-obatan dan peralatan medis lebih dari 38 ton.
Bantuan dikirimkan dengan pesawat transportasi C-17 dari Angkatan Udara India ke Bandara El-Arish Mesir, dikutip dari India Today.
Perdana Menteri India Narendra Modi mengungkapkan belasungkawa mendalam atas peristiwa yang terjadi di Gaza kepada Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas.
Rwanda
Rwanda mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza menggunakan pesawat nasional Rwanda, Rwandair, yang diterima oleh Organisasi Amal Hashemite Yordania (JHCO).
Bantuan tersebut mencakup 10 ton makanan kering bergizi yang terdiri dari biji-bijian, seperti gandum, kedelai, dan susu bubuk, dikutip dari TRT Afrika.
Hal ini menunjukkan komitmen Rwanda untuk bergabung dengan negara lainnya dalam membantu masyarakat sipil di Gaza.