Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah kartel narkoba punya pengaruh luas dan basis di Meksiko, salah satu yang terkuat adalah kelompok pimpinan Joaquin El Chapo Guzman.
Gembong narkoba itu kerap memicu kerusuhan hingga kekerasan di negara tersebut. Tak jarang, kelompok tersebut baku hantam dengan pasukan pemerintah.
Kartel Sinaloa menjadi salah satu sindikat narkoba terbesar dan terkuat di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Organisasi tersebut dipimpin Joaquin Archivaldo Guzman Loera atau dikenal dengan nama El Chapo, Si Kerdil.
Kartel tersebut terkenal bengis selama operasi, termasuk pembunuhan pada 2010, dikutip The Telegraph.
Kartel Sinaloa juga beberapa kali terlibat perang berdarah. Pada 2012, mereka memenangkan pertarungan melawan kartel Juarez.
Sinaloa tetap menjadi salah satu kelompok kejahatan terorganisir paling kuat di Meksiko meski pemimpin mereka mendekam di penjara.
1. CJNG (Cártel de Jalisco Nueva Generación)
Cártel de Jalisco Nueva Generación (CJNG) merupakan salah satu kartel paling kuat di Meksiko, seperti dikutip Insight Crime.
Kantor Kejaksaan Agung Meksiko memperkirakan CJNG tersebar di 28 dari 32 negara bagian Meksiko. Kartel ini punya aliansi dengan kelompok kriminal lokal di negara bagian Durango, Campeche, Coahuila, dan Zacatecas.
CJNG bahkan disebut sebagai kartel dengan persenjataan paling lengkap di Meksiko.
Kartel tersebut juga berkembang secara signifikan di Amerika Serikat, Meksiko, Eropa, Asia, hingga Australia.
2. Kartel Teluk
Kantor Kejaksaan Agung Republik Meksiko mencatat kartel Teluk disebut-sebut sebagai kartel yang melakukan kekerasan melebihi kelompok kejahatan lain di Meksiko.
Kartel ini menjalin hubungan erat dengan gangster jalanan dan penjara di Amerika Serikat. Salah satu cara kartel ini beroperasi yaitu dengan merusak atau mengintimidasi aparat penegak hukum.
Selain itu, Kartel Teluk pandai memanfaatkan teknologi informasi dan pernah sukses menumbangkan institusi pemerintah, khususnya di tingkat negara bagian.
3. Kartel Los Zetas
Kartel Los Zetas melakukan berbagai kejahatan mulai dari peredaran narkoba, penculikan, penggunaan senjata api, pencucian uang, penculikan dan pembunuhan warga AS.
Selain itu, mereka juga memanfaatkan remaja untuk melakukan kejahatan, hingga pemerasan.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Ini 6 Kartel Narkoba Paling Kuat di Meksiko
Operasi militer Meksiko melawan kartel narkoba Sinaloa. (AFP/NICOLAS ASFOURI)
4. The Beltran Levya Organization (BLO)
The Beltran Levya Organization (BLO) pernah berperang dengan kartel Sinaloa pada 2008. Insiden ini menjadi yang paling berdarah terkait kartel di Meksiko.
Perang itu bermula saat gelombang kekerasan meletus di Culiacan, Sinaloa. Putra El Chapo, pemimpin Sinaloa, yang berusia 22 tahun tewas dibunuh 20 orang bersenjata usai keluar dari pusat perbelanjaan.
Pembunuhan besar-besaran pun pecah. Pada Mei, 116 orang tewas dibunuh di Cualican. Dari jumlah ini, 24 di antaranya merupakan polisi.
5. Kartel Juarez.
Kartel Carillo-Fuentes atau yang dikenal kartel Juarez merupakan salah satu organisasi perdagangan narkoba yang paling kuat dan brutal di Meksiko.
Pada 1993, terjadi ledakan kejahatan kala kartel Juarez mengambil kendali kota di perbatasan antara Meksiko dan El Paso, Texas, demikian dikutip The Guardian.
Kartel Juarez muncul bertepatan dengan insiden feminicidio, pembunuhan ratusan perempuan di kota tersebut. Korban pertama adalah Angelica Luna Villalobos yang tubuhnya dibuang di lingkungan Alta Vista pada 1993. Sejak itu, 370 perempuan tewas dibunuh.
6. Kartel Tijuana
Kartel Tijuana juga dikenal sebagai Organisasi Arellano Felix. Kartel ini dipimpin Enedina Arellano Felix alias La Narcomami.
Kartel Tijuana bermarkas di kota dengan nama yang sama, yakni Tijuana. Mengutip Insight Crime, daerah itu merupakan lokasi strategis untuk menyelundupkan narkoba ke California Selatan.
Tijuana menjadi salah satu kartel berbahaya di Meksiko. Pada 2019, terjadi aksi pembunuhan besar-besaran di Kota Tijuana yang dituding akibat perang narkoba antara kartel setempat dengan Sinaloa.
Saat itu, The Guardian melaporkan Kota Tijuana berdarah karena mayat-mayat bergelimpangan di sembarang tempat.