Erdogan Pamer Steel Dome, Pertahanan Udara Baru Turki Saingi Iron Dome
Presiden Recep Tayyip Erdogan menyambut girang Steel Dome, sistem pertahanan udara baru Turki yang diserahkan ke militer pada Rabu (27/8).
Dalam upacara groundbreaking di Ankara, Erdogan menekankan pentingnya mengembangkan sistem pertahanan udara dalam negeri, terutama dalam menghadapi tantangan keamanan global saat ini.
"Tidak ada negara yang tidak bisa mengembangkan sistem pertahanan udaranya sendiri yang dapat menatap masa depan dengan percaya diri dalam menghadapi tantangan saat ini," kata Erdogan pada Rabu (27/8), seperti dikutip TRT Global.
"Hari ini kami membekali pasukan heroik kami dengan sistem Sky Dome, yang terdiri dari total 47 kendaraan senilai $460 juta yang akan menanamkan rasa percaya diri di kalangan kawan dan rasa takut di kalangan lawan," lanjutnya.
Lihat Juga : |
Erdogan menyampaikan dengan sistem pertahanan baru ini, Turki saat ini akan berada di "liga yang berbeda" di bidang pertahanan udara.
Ditambahkannya tiga sistem pertahanan udara jarak menengah HISAR dan total 21 kendaraan menurutnya akan semakin memperkuat pertahanan Turki.
Erdogan pada kesempatan itu memuji perusahaan pertahanan ASELSAN yang memainkan peran penting dalam Steel Dome.
Ia mencatat perusahaan tersebut juga telah mengembangkan perangkat lunak komando dan kontrol berbasis kecerdasan buatan yang akan memungkinkan komunikasi instan dan operasi terintegrasi dari seluruh sistem di lapangan.
Erdogan berujar berkat perangkat lunak yang akan jadi tulang punggung Steel Dome tersebut, ratusan sistem pertahanan udara Turki akan beroperasi sebagai satu sistem, demikian diberitakan Anadolu Agency.
Pada Agustus lalu, Turki meluncurkan rencana untuk membangun sistem pertahanan udara berlapis guna melindungi wilayahnya. Sistem pertahanan udara yang diberi nama Stel Dome itu dibuat untuk menandingi Iron Dome milik Israel.
Situasi geopolitik di Timur Tengah belakangan telah membuat Turki resah karena turut mengancam wilayahnya. Oleh sebab itu, Turki memutuskan menciptakan sistem pertahanan udara baru yang canggih.
(blq/dna)