Filipina Imbau Warganya di RI Waspada dan Hindari Kerumunan

CNN Indonesia
Sabtu, 30 Agu 2025 17:20 WIB
Filipina turut imbau warganya yang di Indonesia waspada dan hindari kawasan yang jadi titik demo beberapa hari terakhir. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Filipina menjadi negara tetangga yang ikut imbau warga negaranya di Indonesia untuk tetap waspada terkait situasi dan rangkaian demonstrasi beberapa hari terakhir, terutama di Jakarta.

Warga Filipina di Jakarta diimbau tetap dalam ruangan dan menghindari kerumunan. Kedubes Filipina juga mengingatkan demonstrasi yang masih bisa berlanjut di beberapa daerah mendatang.

"Kedutaan Besar Filipina mengimbau masyarakat Filipina di Jakarta untuk tetap berada di dalam ruangan mengingat demonstrasi yang terjadi baru-baru ini dan yang masih berlangsung di berbagai wilayah di Jakarta," tulis mereka di media sosial, Jumat (29/8).

"Warga Filipina yang saat ini berada di Jakarta diimbau untuk berhati-hati dan waspada demi keselamatan, serta menghindari kerumunan besar yang dapat membahayakan diri mereka sendiri."

Mereka juga menyatakan bakal selalu memantau situasi terkini dan memberikan pembaruan.

"Meskipun situasi di Jakarta relatif aman, Kedutaan Besar terus memantau perkembangan dan akan memberikan saran lebih lanjut, jika diperlukan."

Selain Filipina, negara tetangga lainnya, yakni Malaysia dan Singapura juga menerbitkan imbauan serupa.

Singapura pada Sabtu (30/8) mengimbau warganya di Indonesia untuk menghindari lokasi-lokasi yang menjadi titik aksi demonstrasi yang masih berlangsung dan meluas sejak beberapa terakhir.

Warga Singapura yang berada di Indonesia maupun yang berencana berkunjung juga didorong untuk melakukan eRegistrasi melalui Kementerian Luar Negeri Singapura.

"Anda juga disarankan tetap berkomunikasi dengan keluarga dan kerabat agar mereka mengetahui kondisi Anda dalam keadaan aman," tambah pernyataan tersebut.

Malaysia juga meminta warganya yang tinggal dan sedang berada di Indonesia untuk lebih berhati-hati dan menghindari lokasi demonstrasi.

Nasihat perjalanan itu muncul menyusul demonstrasi memprotes DPR RI yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir di sejumlah kota hingga berujung ricuh dan menelan korban.

Demonstrasi memprotes jumlah gaji dan tunjangan anggota MPR/DPR RI yang kian fantastis terus meluas sejak 25 Agustus lalu hingga ke sejumlah kota.

Unjuk rasa di sejumlah titik bahkan berlangsung ricuh, terutama setelah kendaraan rantis Brimob melindas seorang sopir ojek online bernama Affan Kurniawan di tengah demo pada Kamis (28/8).

Imbas kematian Affan Kurniawan, ribuan pengemudi ojol juga turut turun ke jalan di beberapa kota, termasuk mengepung Mako Brimob di Kwitang, Mabes Polri, dan Polda Metro Jaya pada 29 Agustus.

Massa juga kembali turun ke jalan menuntut keadilan pada Sabtu (30/8) di Mako Brimob Kwitang dan depan Gedung DPR/MPR.

(chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK