Ibu Sandera Bersumpah Incar Netanyahu jika Anaknya Tewas Diserbu IDF

CNN Indonesia
Minggu, 31 Agu 2025 09:06 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --

Salah satu ibu sandera Hamas bersumpah akan mengincar Perdana Menteri Benjamin Netanyahu apabila sang anak ikut tewas dalam operasi penyerbuan pasukan Israel (IDF).

Einav Zangauker, ibu dari sandera bernama Matan Zangauker, menegaskan Netanyahu yang paling bertanggung jawab jika sang anak yang disandera Hamas ikut tewas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia pun bakal menyeret Netanyahu ke pengadilan apabila skenario terburuk itu sampai terjadi.

"Jika Netanyahu memilih menduduki Jalur Gaza ketimbang poin-poin penting mengenai kesepakatan saat ini, itu bisa menjadi eksekusi bagi para sandra dan tentara kami yang tercinta," kata Einav kepada AFP.

Sebelumnya, Hamas dilaporkan menyetujui garis besar kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera di wilayah Palestina. Meski demikian, Israel belum juga memberikan tanggapan resmi.

"Netanyahu, jika Matan (anak) saya kembali dalam peti mati, bukan hanya dia dan saya yang akan menanggung akibatnya. Saya pribadi akan memastikan bahwa Anda didakwa dengan pembunuhan berencana," tutur Einav yang turut dalam demonstrasi di Tel Aviv untuk menyuarakan pembebasan sandera.

Matan Zangauker bersama sang kekasih yang berdarah Israel-Meksiko, Ilana Gritzewsky, diculik Hamas pada 23 Oktober 2023 saat berlindung di ruang bawah tanah Kibbutz Nir Oz ketika kelompok perlawanan Palestina itu menyerbu.

Gritzewsky sendiri sudah dibebaskan Hamas pada November 2023 pada fase pertama gencatan senjata antara Hamas dan Israel.

Sementara itu, Einav Zangauker menjadi salah satu figur utama dalam aksi-aksi unjuk rasa di Tel Aviv yang menuntut Netanyahu segera membebaskan sandera.

(bac)
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER