Trump Beri Sinyal Incar Iran usai Tangkap Maduro: MIGA!

CNN Indonesia
Selasa, 06 Jan 2026 18:13 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengindikasikan bahwa Iran akan menjadi target 'serangan' dia berikutnya.
Presiden AS Donald Trump memberi sinyal incar Iran usai tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (REUTERS/Evelyn Hockstein)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengindikasikan bahwa Iran akan menjadi target 'serangan' dia berikutnya.

Sebuah foto yang diunggah Senator AS Lindsey Graham di X pada Senin (5/1) menunjukkan Trump dan Graham berpose bersama di dalam pesawat kepresidenan Air Force One dengan senyum semringah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Foto tersebut mengusik publik karena Trump terlihat memegang topi hitam bertuliskan "Make Iran Great Again (MIGA)".

"Hari luar biasa bersama Presiden AS yang telah membawa Amerika kembali, lebih kuat dari sebelumnya. Tuhan memberkati Panglima Tertinggi kita dan seluruh laki-laki dan perempuan pemberani yang bekerja untuknya," tulis Graham dalam unggahannya.

"Saya bangga menjadi warga Amerika. Tuhan memberkati dan melindungi rakyat Iran yang berani melawan tirani," lanjutnya.

Holly Dagres, pakar Iran di Washington Institute, mengatakan kepada Iran International bahwa foto Trump tersebut membuka lebar ruang interpretasi. Menurutnya, foto itu menunjukkan bahwa isu Iran sudah berada dalam radar Trump.

"Ketika banyak negara fokus menyoroti Venezuela, komentar Presiden Donald Trump mengenai demo di Iran dan MIGA mengindikasikan pikirannya juga tertuju pada Iran," kata Dagres.

"Sulit menerjemahkan apa langkah Trump selanjutnya. Rezim tak akan bisa tidur karena ini," ucapnya.

Iran dilanda demo besar-besaran sejak 28 Desember lalu. Demo yang mulanya memprotes krisis ekonomi itu meluas dan berubah menjadi desakan perubahan rezim Ayatollah Ali Khamenei.

Per Senin, setidaknya 29 orang tewas dalam demonstrasi, dikutip dari Iran International. Lebih dari 1.000 pedemo juga ditangkap oleh pasukan keamanan Iran.

Dosen Hubungan Internasional di Sussex University Inggris, Kamran Matin, menilai Trump mengirim pesan berlapis soal isu Teheran dari foto tersebut.

"Secara luas, keberhasilan luar biasa Trump dalam memimpin operasi yang terarah dan berdampak besar, mulai dari pembunuhan Qassem Soleimani, pemboman situs nuklir Iran, hingga penangkapan Nicolas Maduro telah meningkatkan keinginan Trump untuk menggunakan kekuatan militer terbatas demi mencapai tujuan politik di Iran," katanya.

Publik kini mulai menduga-duga apakah Trump bakal melancarkan serangan ke Iran seperti yang dilakukannya ke Venezuela. Selain Venezuela dan Iran, Trump juga memberi sinyal bahwa ia kini menargetkan Kolombia.

(blq/bac)


[Gambas:Video CNN]