Makin Panas, Saudi Cs Gempur Proksi UEA di Yaman Lagi
Koalisi pimpinan Arab Saudi kembali melancarkan serangan ke kelompok separatis yang didukung Uni Emirat Arab (UEA) di Yaman pada hari ini, Rabu (6/1).
Koalisi itu menyatakan serangan terbaru untuk mencegah pemimpin Dewan Transisi Selatan (Southern Transitional Council/STC) yang didukung UEA, Aidaros Alzubidi, meningkatkan konflik dan memperluas wilayah.
STC yang mendapat dukungan dari UEA berencana menghidupkan kembali Yaman Selatan. Sementara itu, Saudi mendukung penuh Ketua Dewan Presidensi Rashad Mohammed Al Alimi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"[Kami] bekerja sama dengan pemerintah Yaman dan otoritas setempat untuk mendukung upaya keamanan dan menjaga ketertiban," demikian rilis koalisi itu, dikutip AFP.
Alzubidi dijadwalkan terbang ke Ibu Kota Saudi, Riyadh, pada Selasa untuk membahas upaya negosiasi. Namun, menurut data informasi yang dihimpun koalisi, pesawat mengalami penundaan dan dia juga tak di sana.
Mereka lantas menduga pimpinan separatis itu melarikan diri ke lokasi yang belum diketahui.
"Sehingga anggota dan pemimpin tak punya informasi apapun soal keberadaannya," lanjut koalisi tersebut.
Pekan lalu, koalisi Saudi juga meluncurkan serangan udara ke kelompok yang didukung UEA.
Sebelum itu, tepatnya pada Desember lalu, kelompok separatis merebut sebagian wilayah di Provinsi Hadramawt, Yaman selatan.
Provinsi Hadramawt berbatasan dengan Arab Saudi. Kelompok itu juga berhasil mengusir pasukan pemerintah yang didukung Saudi.
Saudi dan Uni Emirat Arab terlibat perang proksi dengan mendukung faksi-faksi yang bersaing di pemerintahan Yaman.
Yaman berada dalam gejolak tak berkesudahan usai Houthi merebut kekuasaan dari pemerintah sah pada 2014 lalu. Hari-hari setelah itu, konflik atau pertempuran kerap terjadi yang membuat warga sipil menderita.
(isa/rds)[Gambas:Video CNN]