Perampok Bersenjata Satroni Toko Pokemon New York, Curi Kartu Mahal

CNN Indonesia
Jumat, 16 Jan 2026 20:50 WIB
Tiga perampok bersenjata menyatroni Toko Pokemon di Manhattan, NY. Bukan cuma curi kartu Pokemon yang dijual di toko, perampok juga merampok kartu pelanggan.
Ilustrasi. Tiga perampok bersenjata menyatroni Toko Pokemon di Manhattan, NY. (istockphoto/apilarinos)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komplotan perampok bersenjata yang terdiri setidaknya tiga orang melakukan aksi pencurian di toko Pokemon yang berada di Manhattan, New York City, Amerika Serikat (AS).

Mengutip dari NBC News, perampok yang mengenakan jaket bertudung (hoodie) hitam itu menodong senjata ke pelanggan dan pegawai toko tersebut pada Rabu (14/1) lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.48 waktu setempat kala itu. Tak ada korban baik luka maupun jiwa dalam peristiwa perampokan bersenjata itu. 

Dalam rekaman video yang dirilis, kepolisian New York (NYPD) pada Kamis (15/1) lalu mengatakan para perampok menargetkan bukan hanya uang tunai, tetapi juga kartu-kartu Pokemon yang langka dan berharga.

Bos The Poke Court, Courtney Chin, mengatakan total kerugian dari perampokan toko yang berada di 13th Street, Manhattan itu adalah sekitar US$100.000 (sekitar Rp1,6 miliar). Toko itu dalam unggahan di akun Instagramnya kemudian menampilkan beberapa kartu langka yang dicuri--masing-masing disimpan dalam wadah plastik yang disebut 'slab' untuk memverifikasi keasliannya.

Beberapa kartu yang dicuri adalah karakter utama Pokemon, Pikachu.

Mengutip dari AFP, perampok juga mengambil kartu pokemon dari pengunjung toko dengan nilai total sekitar US$5.500 (sekitar Rp93 juta).

Saat aksi perampokan terjadi, beberapa pelanggan sedang berada di dalam toko itu untuk menghadiri acara komunitas Pokemon.

"Hobi ini seharusnya menjadi tempat yang aman dan ramah, dan meskipun kartu dapat diganti, tidak seorang pun seharusnya mengalami hal ini," demikian pernyataan The Poke Court lewat akun Instagram-nya. 

Kartu Pokemon yang menampilkan 'monster kecil' dan kekuatannya menarik minat anak-anak maupun penggemar fanatik dan kolektor dewasa. Beberapa di antara kartu itu berharga hingga jutaan rupiah karena langka.

Karakter Pokemon itu berasal dari permainan video (video game) Pokemon dari Jepang. Kepopulerannya kemudian membuat Pokemon diadaptasi menjadi film, serial animasi, dan berbagai suvenir atau merchandise pun dibuat dari karakter tersebut.

Salah satu merchandise yang terkenal adalah kartu Pokemon yang digunakan dalam permainan atau Pokémon Trading Card Game (PTCG).

[Gambas:Instagram]

Mengutip dari AFP, waralaba itu telah menghasilkan pendapatan lisensi sebesar $12 miliar (sekitar Rp202,9 triliun) pada 2024 lalu.

Aksi pencurian kartu Pokemon terjadi beberapa kali di sejumlah toko di Amerika Serikat (AS). Mengutip dari ABC News, awal bulan ini terjadi pula aksi pencurian kartu Pokemon dengan nilai total US$300 ribu (sekitar Rp5 miliar) di California, AS.

Pada 2 Desember 2025, perampok menjebol LA Sports Cars di Burbank, Los Angeles dan mencuri sejumlah barang yang dipajang untuk dijual di sana, termasuk kartu Pokemon. Kepolisian Burbank kala itu berhasil menangkap empat orang terkait pencurian itu.

Kemudian, mengutip dari NBC Los Angeles, di West Los Angeles, sekelompok perampok mencuri kartu dari seorang pelanggan toko Pokemon. Kerugian dari aksi pencurian itu diperkirakan total mencapai US$300 ribu (sekitar Rp5 miliar).

(kid)


[Gambas:Video CNN]