Trump Ucapkan Terima Kasih ke Iran yang Batalkan Eksekusi Mati Pedemo

tim | CNN Indonesia
Senin, 19 Jan 2026 06:50 WIB
Presiden Donald Trump mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Iran setelah Teheran membatalkan eksekusi ratusan pengunjuk rasa yang ditangkap selama demo.
Presiden Donald Trump mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Iran setelah Teheran membatalkan eksekusi ratusan pengunjuk rasa yang ditangkap selama demo. (Foto: REUTERS/Nathan Howard)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Iran setelah Teheran membatalkan eksekusi ratusan pengunjuk rasa yang ditangkap selama demonstrasi berdarah beberapa pekan terakhir.

"Saya sangat menghormati fakta bahwa semua rencana hukuman gantung, yang seharusnya dilaksanakan kemarin (lebih dari 800 orang), telah dibatalkan oleh pimpinan Iran. Terima kasih!" tulis Trump di jejaring sosialnya, Truth Social.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam dua pekan terakhir, Trump berulang kali mengancam akan mengambil tindakan militer terhadap Iran untuk membantu para pengunjuk rasa di tengah laporan kelompok hak asasi manusia yang menyebut aparat Iran telah menewaskan ribuan orang.

Namun, Trump kini menahan diri untuk tidak melakukan intervensi setelah pada Rabu pekan lalu mengatakan bahwa ia mendapat informasi bahwa pembunuhan telah dihentikan.

Trump juga menepis pernyataan para pemimpin negara Teluk pada Kamis yang menyebut Arab Saudi, Qatar, dan Oman memimpin upaya untuk membujuknya agar membatalkan serangan terhadap Iran.

Dikutip AFP, Trump menegaskan bahwa keputusan tersebut dipengaruhi oleh langkah Iran sendiri.

"Tidak ada yang meyakinkan saya, saya yang meyakinkan diri sendiri," kata Trump kepada wartawan pada Jumat, saat meninggalkan Gedung Putih menuju Florida untuk akhir pekan.

"Mereka (Iran) tidak mengeksekusi siapa pun. Mereka membatalkan hukuman gantung. Itu berdampak besar."

Iran masih menghadapi demonstrasi berdarah besar-besaran yang terus meluas sejak 28 Desember lalu.

Para demonstran turun ke jalan memprotes krisis ekonomi yang kian memburuk hingga akhirnya menuntut Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, untuk lengser.

Sejumlah lembaga pemantau HAM Iran melaporkan korban tewas selama demonstrasi berlangsung bahkan telah mencapai 5 ribu orang lebih dan pemerintah Iran masih berusaha meredam gejolak demonstran dengan memblokir internet seluruh negeri.

Meski begitu, jumlah korban tewas belum dapat dikonfirmasi dan masih simpang siur lantaran akses komunikasi yang sulit menyusul pemblokiran internet dan jalur komunikasi lainnya.

(rds)


[Gambas:Video CNN]