Tak Sabar Caplok Greenland, Trump Siap Rapat Sana-sini di Swiss
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan siap bertemu berbagai pihak untuk membahas pengambilalihan Greenland di sela konferensi tingkat tinggi World Economic Forum (WEF), Swiss.
Trump menyampaikan komentar tersebut usai berbincang via telepon dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte yang membahas Greenland.
"Saya menyetujui pertemuan berbagai pihak di Davos, Swiss," kata Trump di media sosial buatannya, Truth Social, Senin (19/1).
Dia lalu berujar, "Seperti yang saya sampaikan kepada semua orang, dengan sangat jelas, Greenland sangat penting bagi Keamanan Nasional dan Dunia. Tidak ada jalan untuk mundur - Semua orang setuju akan hal itu!"
KTT WEF akan digelar di Davos sejak 19 Januari hingga 23 Januari. Trump bakal hadir di pertemuan puncak ini pada Rabu.
Kehadiran Trump ke WEF secara langsung akan jadi kunjungan perdana dia sejak menjabat di periode pertama.
Tahun lalu, Trump menyampaikan pidato jarak jauh dan turut menyerukan agar AS merebut wilayah yang jadi bagian Denmark itu.
Sejak melenggang ke Gedung Putih di periode kedua, politikus itu tak bisa membendung ambisi imperialismenya. Dia berulang kali mengatakan bakal menguasai Greenland, merebut kembali Terusan Panama, dan menjadikan Kanada sebagai negara bagian AS.
Namun, tuntutan Trump soal Greenland memuncak pekan lalu. Ia mengatakan AS akan mengenakan tarif 10 persen ke delapan negara Eropa hingga kesepakatan kepemilikan AS atas Greenland tercapai.
Tarif tersebut akan mulai berlaku pada Februari.
Dia juga mengancam akan menaikkan tarif hingga 25 persen jika kesepakatan Greenland jatuh ke tangan AS tak tercapai pada Juli.
Sejumlah negara Eropa ramai-ramai menolak ancaman Trump. Denmark dan Greenland juga terus menyampaikan penolakan mereka soal penjualan apapun terkait pulai itu.
(isa/bac)