Temui PM Starmer, Prabowo Disambut Larry The Cat di Downing Street 10
Presiden RI Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, di Kantor PM Inggris, Downing Street, London, Selasa (20/1) waktu setempat.
Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Inggris dalam rangka memperkuat hubungan bilateral dan kemitraan strategis kedua negara.
Setibanya di Kantor PM Inggris, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Starmer. Keduanya lalu mengabadikan momen pertemuan dalam foto bersama sebelum menuju white room untuk menggelar pertemuan tête-à-tête.
Larry The Cat, Chief Mouser to the Cabinet Office sejak 2011, bahkan turut 'menyambut' kehadiran Prabowo Subianto di depan pintu 10 Downing Street.
Larry sendiri merupakan kucing domestik yang awalnya diadopsi staf Kantor Perdana Menteri sebagai peliharaan bagi keluarga PM David Cameron pada 2011 silam.
Lalu pada 2016, di akhir masa pemerintahan PM Cameron, ia menyampaikan bahwa Larry merupakan "PNS", sehingga tetap berada di Kantor Perdana Menteri hingga hari ini.
Sementara itu, dalam pengantarnya, Prabowo menyampaikan telah melakukan sejumlah pertemuan penting, termasuk pertemuan yang membahas penguatan kerjasama maritim kedua negara.
"Saya bertemu dengan CEO Babcock. Kami sangat senang untuk melanjutkan kemitraan maritim ini. Saya pikir ini akan sangat penting dan strategis bagi Indonesia. Saya rasa ini akan menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi maritim kita," ucap Prabowo.
Selain maritim, Prabowo menyampaikan agendanya untuk berdiskusi dengan berbagai pihak Inggris di sejumlah bidang lainnya.
"Hari ini saya akan mengadakan diskusi lagi dengan para pemimpin bisnis dari Inggris. Juga dengan para pemimpin dari kelompok universitas Russell Group," ucap dia.
Sementara itu, Starmer menilai kunjungan Prabowo mencerminkan kemajuan pesat hubungan kedua negara, khususnya usai tercapainya kemitraan strategis.
Starmer menyebut kerjasama maritim Indonesia-Inggris akan membawa manfaat nyata bagi negaranya, khususnya dalam penciptaan lapangan kerja.
"Terima kasih juga atas perjanjian maritim yang telah kita tandatangani, meskipun secara virtual di G20. Dan itu diukur dari banyak sekali lapangan pekerjaan yang benar-benar penting bagi Inggris," ucap Starmer.
Usai tête-à-tête, mereka pun melanjutkan agenda dengan melangsungkan pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing negara.
Pada pertemuan ini, pembahasan yang dilakukan terkait dengan langkah konkret mengimplementasikan berbagai kesepakatan dan memperluas kerja sama bilateral yang telah terjalin.
Usai pertemuan itu, Prabowo menyatakan bahwa Inggris merupakan negara mitra penting bagi Indonesia.
"Kita memandang UK, Inggris sebagai sesuatu partner yang nanti bisa juga sangat berpartisipasi dalam ekonomi kita. Mereka punya teknologi, mereka punya keuangan finance yang sangat kuat, mereka berminat untuk investasi di Indonesia," ucapnya.
Ia menyatakan kemitraan dengan Inggris berpotensi membawa keuntungan bagi kedua belah pihak.
(mnf/rds)