Hide Ads

Thailand Dirikan Patung Buddha di Wilayah Sengketa dengan Kamboja

CNN Indonesia
Minggu, 25 Jan 2026 05:15 WIB
Thailand membangun patung Buddha di wilayah sengketa dengan Kamboja, memicu ketegangan baru pascagencatan senjata.
Ilustrasi. Thailand bangun patung Budha di perbatasan wilayah yang berkonflik dengan Kamboja. (AFP/JACK TAYLOR)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Thailand mengonfirmasi pembangunan sebuah patung Buddha di wilayah perbatasan yang disengketakan dengan Kamboja. Lokasi tersebut merupakan titik yang sama tempat militer Thailand sebelumnya merobohkan dan memindahkan patung dewa Hindu, Wisnu, pada bulan lalu.

Langkah terbaru ini kembali memanaskan ketegangan antara dua negara Asia Tenggara tersebut, yang sejak Desember lalu saling melontarkan pernyataan keras terkait simbol-simbol keagamaan di kawasan sengketa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketegangan itu mencuat tak lama setelah gencatan senjata mengakhiri tiga pekan bentrokan berdarah, episode terbaru dari konflik perbatasan yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Pada Desember, pasukan Thailand menghancurkan patung Wisnu di wilayah perbatasan yang oleh Thailand disebut An Ma, sementara Kamboja mengenalnya sebagai An Ses.

Mengutip AFP, Phnom Penh mengecam tindakan tersebut, sedangkan Bangkok berdalih langkah itu diperlukan untuk menegaskan kendali wilayah dan tidak dimaksudkan sebagai penghinaan terhadap keyakinan agama apa pun.

Rabu lalu, Kamboja menyatakan pasukan bersenjata Thailand telah memasang patung Buddha di lokasi yang sama. Pemerintah Kamboja menilai tindakan tersebut "tidak sejalan dengan langkah-langkah deeskalasi" yang disepakati dalam gencatan senjata.

Menanggapi kritik itu, militer Thailand pada Sabtu menuding Kamboja melakukan 'distorsi' atas fakta di lapangan. Dalam pernyataannya, Angkatan Darat Thailand menegaskan pemasangan patung Buddha tidak dimaksudkan untuk menghina atau merongrong kepercayaan pihak mana pun.

"Tindakan ini dilakukan dalam kerangka kebebasan beragama dan keyakinan, serta untuk meningkatkan semangat warga Thailand di wilayah tersebut," demikian pernyataan militer Thailand.

Thailand dan Kamboja sama-sama merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Buddha. Namun, kesamaan itu tidak meredakan konflik lama yang berakar pada sengketa wilayah akibat penetapan batas perbatasan era kolonial sepanjang sekitar 800 kilometer.

Bentrok bulan lalu dilaporkan menewaskan puluhan orang di kedua sisi. Sejak gencatan senjata diberlakukan, Kamboja menuduh Thailand telah menguasai sejumlah area di provinsi perbatasan dan menuntut penarikan pasukan Thailand dari wilayah yang diklaim oleh kedua negara.

(tis/tis)


[Gambas:Video CNN]