Thailand Perketat Bandara usai India Deteksi Virus Nipah

CNN Indonesia
Senin, 26 Jan 2026 11:43 WIB
Ilustrasi. Thailand perketat pemeriksaan kesehatan bandara usai India laporkan penyebaran virus Nipah. Foto: AFP/-
Jakarta, CNN Indonesia --

Thailand memperketat pemeriksaan kesehatan di sejumlah bandar udara setelah India mendeteksi lima kasus virus Nipah di negara bagian Benggala Barat.

Bangkok Post melaporkan tiga bandara utama Thailand saat ini memperketat pemeriksaan bagi pelancong yang datang, terutama mereka yang tiba dari Benggala Barat. Tiga bandara tersebut yakni Suvarnabhumi, Don Mueang, dan Phuket.

Berdasarkan keterangan Departemen Pengendalian Penyakit (DDC) Thailand pada Minggu (25/1), para pelancong yang tiba di bandara kini akan menjalani prosedur pemeriksaan yang mencakup pengecekan suhu dan asesmen di tempat, terutama bagi pelancong dengan tanda-tanda sakit.

Pelancong yang ditemukan mengalami demam tinggi atau gejala yang mengindikasikan infeksi Nipah akan dipindahkan ke fasilitas karantina untuk pemeriksaan lebih lanjut sesuai protokol yang telah ditetapkan.

Para pendatang dari Benggala Barat sementara itu juga akan diberikan Kartu Peringatan Kesehatan berisi gejala-gejala yang perlu diwaspadai serta langkah-langkah yang harus diambil apabila mengalami kondisi tersebut.

Gejala Nipah sendiri meliputi demam, sakit kepala parah, nyeri otot, sakit tenggorokan, batuk, kesulitan napas, mengantuk, kebingungan, dan kejang.

Penumpang yang mengalami gejala tersebut dalam waktu 21 hari setelah kedatangan disarankan pergi ke dokter dan memberi tahu riwayat perjalanan mereka serta tanggal dimulainya gejala.

Bagi yang merasa tidak sehat, dapat menghubungi hotline DDC di 1422 atau memindah kode QR pada kartu. Hotline beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 pagi sampai 20.00 malam.

Selain kepada pelancong dari India, DDC juga mengeluarkan panduan perjalanan bagi warga Thailand yang berencana melakukan perjalanan ke India.

Para pelancong diimbau memantau laporan kesehatan resmi, menghindari kunjungan ke daerah wabah kecuali memang dibutuhkan, dan mengambil tindakan pencegahan seperti menghindari kontak dengan hewan yang diketahui membawa atau menularkan virus.

Pelancong juga diminta mencuci bersih buah-buahan sebelum dikonsumsi, serta mencuci tangan dengan sabun setelah memegang hewan, daging, atau bangkai, terutama kelelawar, babi, kuda, kambing, kucing, dan domba.

Pelaku perjalanan yang kembali dari India dan mengalami gejala demam, sakit kepala, kelelahan, batuk, atau gejala neurologis lainnya diminta segera mencari perawatan medis.

India baru-baru ini mendeteksi lima kasus Nipah di negara bagian Benggala Barat. Penyakit ini tampaknya menyebar di rumah sakit dekat Kota Kolkata setelah dua perawat terinfeksi virus tersebut, dengan salah satunya mengalami kondisi kritis.

Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul telah menyatakan tidak ada kasus Nipah yang terdeteksi di Negeri Gajah Putih sejauh ini. Meski begitu, Anutin mendesak masyarakat untuk mengurangi kontak fisik, termasuk tidak bersalaman seperti ketika pandemi Covid-19.

(blq/dna)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK