KILAS INTERNASIONAL

RI Terima 3 Jet Tempur Rafale sampai Waspada Virus Nipah India

CNN Indonesia
Selasa, 27 Jan 2026 07:30 WIB
Ilustrasi jet tempur Rafale buatan Prancis. Foto: AFP/YASUYOSHI CHIBA
Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia disebut telah menerima sebanyak tiga jet tempur canggih Rafale buatan Prancis sejak Jumat (23/1) lalu.

Sementara itu dua jenderal tinggi China dicopot dari jabatannya, usai diduga membocorkan rahasia negara dan terindikasi mau melakukan kudeta terhadap Presiden Xi Jinping.

Berikut ulasannya dalam Kilas Internasional hari ini, Selasa (27/1).

Tiga Jet Tempur Canggih Rafale Prancis Pesanan RI Tiba di Indonesia

Sebanyak tiga jet tempur canggih Rafale buatan Prancis dilaporkan telah tiba di Indonesia sejak Jumat (23/1).

Ini merupakan gelombang pertama pengiriman dari Prancis ke Indonesia, dikutip dari Reuters. Kementerian Pertahanan Indonesia memesan total 42 Rafale buatan perusahaan Dassault Aviation AM.PA, Prancis.

"Pesawat-pesawat tersebut telah diserahkan dan siap digunakan oleh Angkatan Udara Indonesia," kata Kepala Biro Info Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, kepada Reuters.

Ia melanjutkan, tiga pesawat tersebut tiba pada Jumat pekan lalu dan ditempatkan di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin di Pekanbaru, Riau.

Waspada Nipah, Thailand Perketat Pemeriksaan Pakai Protokol Covid-19

Perdana Menteri Thailand Charnvirakul mengatakan negaranya telah memperketat pemeriksaan dengan menggunakan protokol Covid-19, menyusul kekhawatiran terhadap virus Nipah dari India.

Thailand memberlakukan pengawasan tambahan terhadap pengunjung dari India dan negara berisiko tinggi, termasuk penyaringan ketat di bandara.

Para pelancong diberikan "Kartu Waspada Kesehatan" dan disarankan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala seperti demam, sakit tenggorokan, batuk, kesulitan bernapas, atau kejang, terutama setelah kontak dengan hewan atau orang terinfeksi.

2 Jenderal Top China Diduga Bocorkan Rahasia Nuklir-Indikasi Kudeta

Sebanyak dua jenderal tertinggi China dicopot diduga gegara membocorkan informasi rahasia tentang program nuklir Beijing kepada Amerika Serikat hingga terindikasi hendak melancarkan kudeta terhadap Presiden Xi Jinping.

Wall Street Journal (WSJ) melaporkan hal tersebut berdasarkan informasi dari sejumlah orang yang mengetahui permasalahan itu.

Dalam artikel yang dirilis pada Minggu (25/1), WSJ menyebut Zhang Youxia (75) diduga dipecat Xi Jinping karena membocorkan data teknis inti mengenai senjata nuklir China ke AS. Ia juga diduga membentuk kelompok politik dan menyalahgunakan wewenangnya dalam keputusan militer.

Otoritas juga dilaporkan telah menyita perangkat seluler para perwira yang naik pangkat bersama Zhang dan Liu Zhenli, jenderal pangkat tinggi yang juga dicopot Xi Jinping dan sedang diselidiki sejak Sabtu (24/1) lalu.

(dna)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK