Kirim Armada Perang Tambahan, AS Mau Gelar Latihan Tempur di Timteng
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim telah mengirim armada perang tambahan ke Timur Tengah, usai kelompok tempur USS Abraham Lincoln tiba pada Senin (26/1).
"Ada armada indah lainnya yang berlayar dengan indah menuju Iran saat ini," kata Trump dalam pernyataan pada Selasa (27/1), seperti dikutip Reuters.
Kapal-kapal perang Washington saat ini berkumpul di sekitar Teheran di tengah ketegangan antara AS-Israel dan Iran belakangan.
Dalam beberapa pekan terakhir, AS mengindikasikan bahwa mereka sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran sebagai respons atas tindakan keras Teheran terhadap para demonstran.
Iran diguncang demo besar sejak 28 Desember buntut krisis ekonomi. Demo yang berubah jadi tuntutan perubahan rezim itu telah menewaskan lebih dari 3.000 orang, menurut perhitungan pemerintah.
Trump sebelumnya menyampaikan armada perang AS dikerahkan ke Timur Tengah untuk berjaga-jaga atas situasi panas di Iran. Namun, ia berharap USS Abraham Lincoln tak perlu digunakan mengingat situasi di Iran yang mulai mereda.
Iran pada Selasa menyatakan akan membalas serangan apa pun yang diluncurkan terhadap mereka.
Pada hari yang sama, AS mengumumkan akan menggelar latihan Angkatan Udara besar-besaran di Timur Tengah selama beberapa hari ke depan.
"(Latihan ini akan) mendemonstrasikan kemampuan untuk mengerahkan, menyebar, dan mempertahankan kekuatan udara tempur di seluruh Timur Tengah," demikian pernyataan Angkatan Udara dari Komando Pusat (CENTCOM) AS, seperti dikutip AFP.
Tidak ada informasi mengenai tanggal maupun lokasi spesifik terkait latihan militer ini.
(blq/dna)