File Epstein: Nama Bill Gates Dibawa-bawa

CNN Indonesia
Kamis, 05 Feb 2026 08:53 WIB
Nama pendiri Microsoft, Bill Gates, menjadi sorotan usai disebut-sebut dalam dokumen kasus predator seksual Jeffrey Epstein terbaru yang diungkap AS. (Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nama pendiri Microsoft, Bill Gates, kembali menjadi sorotan usai disebut-sebut dalam dokumen kasus predator seksual Jeffrey Epstein terbaru yang diungkap Kementerian Kehakiman Amerika Serikat pada pekan lalu.

Di antara jutaan dokumen penyelidikan Epstein, terdapat draf email yang tampaknya ditulis oleh Epstein dan berfokus pada Gates. Email-email tersebut memuat klaim yang menuduh Gates berupaya menutupi penyakit menular seksual dari istrinya saat itu, Melinda French Gates.

Dilansir The Times, momen itu diduga berlangsung setelah dugaan Gates berhubungan seksual dengan perempuan yang disebut sebagai "gadis-gadis Rusia".

Epstein tampak menyusun klaim tersebut dalam sebuah draf pernyataan atas nama penasihat sains lama Gates, Boris Nikolic.

Dalam draf itu, disebutkan keterlibatan dalam berbagai aktivitas, mulai dari dugaan membantu Gates memperoleh obat-obatan "untuk mengatasi konsekuensi hubungan seks dengan gadis-gadis Rusia", hingga memfasilitasi pertemuan gelap yang disebut melibatkan perempuan yang telah menikah.

Salah satu email berbunyi:

"Saya telah diminta dan secara keliru menyetujui untuk terlibat dalam berbagai hal yang berkisar dari tidak pantas secara moral, tidak sehat secara etika, dan berulang kali diminta melakukan hal-hal lain yang mendekati, bahkan berpotensi melampaui batas ilegal. Mulai dari membantu Bill mendapatkan obat-obatan untuk menangani konsekuensi hubungan seks dengan gadis-gadis Rusia, hingga memfasilitasi pertemuan gelapnya dengan perempuan yang sudah menikah, hingga diminta menyediakan adderall untuk turnamen bridge. Saya merasa berutang kepada teman-teman serta kolega saya di masa depan untuk mengakui kegagalan moral, memohon pengampunan, dan melanjutkan hidup saya."

Dikutip NDTV, dalam draf email terpisah yang ditujukan kepada Gates, Epstein yang kembali menulis seolah-olah sebagai Nikolic, menuduh miliarder tersebut berupaya melakukan "penutupan" guna melindungi citra publiknya.

Draf itu menuding Gates meminta antibiotik agar dapat diberikan kepada Melinda tanpa sepengetahuannya, serta mendesak penghapusan email-email yang merujuk pada dugaan penyakit menular seksual.

Dalam draf tersebut tertulis:

"Anda memohon kepada saya untuk menghapus email-email terkait STD Anda, serta permintaan Anda agar saya menyediakan antibiotik yang dapat Anda berikan secara diam-diam kepada Melinda..."

Draf itu juga memperingatkan potensi dampak besar jika Melinda mengajukan perceraian secara terbuka, dengan menyebut hal itu dapat merugikan sebuah program komitmen filantropi hingga miliaran dolar.

"Saya khawatir jika Melinda memutuskan, seperti yang Anda katakan, untuk mengajukan perceraian publik, kerusakan yang ditimbulkan terhadap program komitmen saja akan menyebabkan miliaran dolar tidak lagi digunakan untuk kepentingan sosial, karena saya yakin sejumlah istri dan suami akan merasa bebas untuk menarik diri dari komitmen mereka."

Rilis dokumen ini juga kembali menyinggung laporan bahwa Epstein pernah mengancam akan membongkar dugaan perselingkuhan Gates dengan pemain bridge asal Rusia, Mila Antonova, pada 2017.

Berdasarkan laporan sebelumnya, ancaman itu muncul setelah Gates menolak berpartisipasi dalam sebuah dana amal yang diluncurkan Epstein bersama JP Morgan Chase.

Bill Gates membantah

Bill Gates, dalam wawancara dengan 9News Australia, membantah semua tuduhan dalam email tersebut. Gates juga minta maaf dan menyesal pernah menghabiskan waktu dengan Gates.

"Setiap menit yang saya habiskan bersamanya, saya sesali, dan saya minta maaf. Email itu tidak pernah dikirim. Email itu palsu. Saya tidak tahu apa yang dia pikirkan saat itu. Apakah dia mencoba menyerang saya dengan cara tertentu?" ucap Gates dikutip dari AFP.

(rds/rds)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Donald Trump Menegur Reporter

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK