Deret Tokoh hingga Pejabat Dunia Mundur-Diselidiki Buntut File Epstein

CNN Indonesia
Selasa, 10 Feb 2026 05:45 WIB
Deret pejabat dunia yang diperiksa hingga mengundurkan diri buntut file Jeffrey Epstein.
Deret pejabat dunia terseret di file Epstein. Foto: AFP/HANDOUT
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Rilis berkas kasus pelaku kejahatan seks Jeffrey Epstein oleh Kementerian Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) memicu deretan pengunduran diri dan penyelidikan terhadap sejumlah pejabat serta tokoh dunia.

Epstein diketahui membangun jejaring internasional yang melibatkan politisi, pimpinan perusahaan besar, akademisi, hingga kalangan selebritis.

Sejumlah figur yang memiliki keterkaitan dengannya kini terdampak reputasi dan jabatan setelah dokumen kasus itu dibuka ke publik.

Melansir situs AFP, selain mantan Pangeran Andrew dari Inggris, sejumlah nama lain yang kurang dikenal publik dilaporkan diberhentikan, dipaksa mundur, atau diselidiki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut merupakan sederet nama pejabat serta tokoh dunia yang mengundurkan diri hingga diselidiki imbas file Epstein.

Borge Brende

Dewan pengurus Forum Ekonomi Dunia (WEF) memerintahkan peninjauan independen atas hubungan Kepala WEF Borge Brende (60) dengan Epstein.

Brende, mantan Menteri Luar Negeri Norwegia, mengakui pernah menghadiri jamuan makan bersama Epstein di New York pada 2018 dan 2019. Ia menegaskan tidak mengetahui aktivitas kriminal Epstein.

Thorbjorn Jagland

Mantan Perdana Menteri Norwegia Thorbjorn Jagland (75) menjadi subjek penyelidikan kepolisian atas dugaan korupsi berat terkait hubungannya dengan Epstein.

Jagland pernah menjabat sebagai PM pada 1996-1997, kemudian menjadi sekretaris jenderal Dewan Eropa, serta memimpin komite Nobel Perdamaian.

Mona Juul

Diplomat Norwegia Mona Juul (66), tokoh kunci Kesepakatan Oslo, diskors sementara sambil menunggu penyelidikan atas dugaan keterkaitannya dengan Epstein.

Epstein mewariskan dana sebesar US$10 juta (sekitar Rp168,9 miliar) kepada dua anak Juul, sementara Kemlu Norwegia membebastugaskannya dari jabatan utusan untuk Yordania selama proses investigasi.

Dean Kamen

Insinyur AS sekaligus pencipta Segway, Dean Kamen (74), mengambil cuti dari jajaran direksi organisasi robotika FIRST yang ia dirikan.

Dokumen Epstein memuat foto Kamen bersama Epstein dan Ghislaine Maxwell, serta email ucapan terima kasih atas kunjungannya ke pulau pribadi Epstein pada 2013.

Brad Karp

Pengacara senior Brad Karp (66) mundur dari jabatannya sebagai ketua firma hukum Paul Weiss setelah 18 tahun menjabat.

Ia diketahui pernah berkorespondensi dengan Jeffrey Epstein, termasuk menerima undangan makan malam pada 2015 dan meminta bantuan untuk karier putranya di industri film.

Miroslav Lajcak

Penasihat keamanan nasional Slovakia, Miroslav Lajcak (62) mengundurkan diri setelah pesan singkat dalam dokumen Epstein menunjukkan pembahasan terkait perempuan.

Pada saat itu, Lajcak masih menjabat sebagai Menlu Slovakia.

Caroline Lang

Produser film Prancis Caroline Lang, putri mantan Menteri Kebudayaan Prancis Jack Lang, mengundurkan diri dari jabatannya setelah hubungan keluarganya dengan Epstein terungkap.

Ia menyebut sempat berencana mendirikan perusahaan seni bersama Epstein tanpa investasi, sementara ayahnya, Jack Lang, mengaku tidak mengetahui kejahatan Epstein.

George Mitchell

Mantan senator AS George Mitchell (92), tokoh perunding perdamaian Irlandia Utara 1998, dicoret dari Institut Perdamaian Global, Keamanan, dan Keadilan Queen's University Belfast akibat hubungannya dengan Epstein.

Mitchell sebelumnya menyatakan penyesalan pernah bertemu Epstein dan menegaskan tidak mengetahui aktivitas ilegal itu.

Steve Tisch

Produser Forrest Gump sekaligus pemilik bersama New York Giants, Steve Tisch (76), disebut dalam email Jeffrey Epstein terkait sejumlah perempuan.

Tisch mengakui adanya pertukaran email singkat, sementara Komisioner NFL Roger Goodell menyatakan liga akan menelaah fakta sebelum mengambil keputusan.

Casey Wasserman

Ketua Komite Penyelenggara Olimpiade Los Angeles 2028, Casey Wasserman (51), menghadapi tekanan untuk mundur setelah email bernada genit antara dirinya dan Ghislaine Maxwell terungkap.

Wasserman menyatakan penyesalan mendalam atas korespondensi itu yang terjadi pada 2003, jauh sebelum kejahatan Epstein dan Maxwell diketahui publik

(rnp/dna)