Pezeshkian Tegaskan Iran Tolak Tunduk pada Tuntutan AS soal Nuklir

CNN Indonesia
Kamis, 12 Feb 2026 05:49 WIB
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Foto: REUTERS/Evgenia Novozhenina
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan negaranya tidak akan tunduk pada tuntutan berlebihan dari Amerika Serikat terkait program nuklir Teheran.

Pernyataan itu disampaikan setelah negosiasi antara Iran dan AS yang dimulai pekan lalu, terkait program nuklir Iran.

"Iran tidak akan menyerah terhadap agresi, namun kami terus melanjutkan dialog secara maksimal dengan sejumlah negara tetangga guna menciptakan perdamaian dan stabilitas di kawasan," ujar Pezeshkian saat peringatan 47 tahun Revolusi Islam Iran di Lapangan Azadi, Teheran, seperti dikutip AFP.

"Negara kami, Iran, tidak akan menyerah pada tuntutan berlebihan mereka," tambah dia.

Ia juga menegaskan Iran siap menerima "segala bentuk verifikasi" atas program nuklir, serta menekankan bahwa Teheran tidak berniat mengembangkan senjata nuklir.

Iran ingin agar perundingan dengan AS tetap fokus pada isu nuklir, sementara AS mendorong agar program rudal balistik Iran serta dukungan terhadap kelompok militan di kawasan juga ikut dibahas.

Teheran menegaskan program nuklirnya bersifat damai, meski negara-negara Barat dan Israel mencurigai Iran berupaya memperoleh senjata nuklir.

Setiap tahun, para pendukung pemerintah Iran turun ke jalan memperingati revolusi 1979 yang menggulingkan shah yang didukung AS.

Di Lapangan Azadi, seorang jurnalis AFP melaporkan pengamanan yang lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

[Gambas:Video CNN]

Para perempuan berhijab terlihat mengibarkan bendera Republik Islam serta membawa potret Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Bulan lalu, Iran juga diguncang aksi protes nasional yang berujung pada penindakan keras aparat, dengan AS sempat mengancam tindakan militer untuk mendukung para pengunjuk rasa.

(rnp/dna)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK