Siapa Saja Pemimpin Negara yang Akan Hadir di KTT Perdana BoP?

CNN Indonesia
Kamis, 12 Feb 2026 12:25 WIB
Sejumlah pemimpin negara telah mengonfirmasi kehadiran dalam KTT perdana Board of Peace di AS pada 19 Februari mendatang.
Sejumlah pemimpin negara telah mengonfirmasi kehadiran dalam KTT perdana Board of Peace yang akan digelar pekan depan. Foto: REUTERS/Jonathan Ernst
Jakarta, CNN Indonesia --

Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) akan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana di Amerika Serikat (AS) pada 19 Februari mendatang.

Pertemuan yang akan membahas nasib Jalur Gaza, Palestina, itu akan dihadiri oleh kepala negara dan pemerintahan yang sudah bergabung dengan BoP.

Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto jadi salah satu kepala negara yang akan hadir di pertemuan tersebut. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Rabu (11/2) mengonfirmasi bahwa Prabowo bakal datang ke KTT BoP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo juga disebut sekaligus akan merampungkan negosiasi tarif Indonesia-AS dalam kunjungan tersebut.

Selain Prabowo, Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban juga telah menyatakan bakal datang. Dalam acara di Szombathely, Hungaria, pada Sabtu (7/2) lalu, Orban menegaskan akan hadir.

"Dua minggu lagi kita akan bertemu di Washington, karena Dewan Perdamaian, badan perdamaian, akan mengadakan pertemuan perdana," katanya, seperti dikutip CBS News.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga sudah mengonfirmasi akan hadir di pertemuan puncak tersebut. Sharif dijadwalkan bertolak ke Washington pada 18 Februari mendatang.

"Kehadiran Pakistan menggarisbawahi komitmennya terhadap upaya internasional untuk mengatasi krisis kemanusiaan dan stabilitas jangka panjang di kawasan tersebut," demikian dilaporkan Times of Islamabad, Rabu (11/2).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga diperkirakan akan hadir di pertemuan. Meski demikian belum ada informasi resmi soal kehadiran Netanyahu pada pertemuan itu.

Netanyahu pada Rabu (11/2) resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian menjelang pertemuannya dengan Trump di Gedung Putih. Ia meneken piagam BoP selama pertemuan dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Presiden Argentina Javier Milei juga telah menyatakan akan hadir di KTT BoP. Kepala Kabinet Manuel Adorni mengonfirmasi pada Minggu (8/2) bahwa Milei telah diundang ke pertemuan dan memutuskan untuk memprioritaskan perjalanan tersebut daripada kunjungannya ke Florida.

Ia sebelumnya dijadwalkan mengunjungi kediaman Trump di Mar-a-Lago guna menghadiri serangkaian acara, termasuk Hispanic Prosperity Gala yang diselenggarakan oleh Latino Wall Street Platform.

Sejumlah pemimpin dari negara-negara Arab-Muslim juga diperkirakan hadir dalam pertemuan ini. Negara-negara tersebut antara lain Arab Saudi, Turki, Mesir, Yordania, Qatar, hingga Uni Emirat Arab.

Namun belum ada kabar resmi dari negara-negara tersebut.

Sejauh ini lebih dari 50 negara diundang untuk bergabung dengan BoP. Sebanyak 19 negara telah resmi berpartisipasi, dengan penandatanganan piagam pendirian dilaksanakan pada 22 Januari di sela-sela World Economic Forum di Davos, Swiss.

Tema utama pertemuan BoP disebut-sebut mengenai penggalangan dana untuk rekonstruksi Gaza.

Trump, selaku ketua BoP, telah menyampaikan bahwa negara anggota mesti menyumbang US$1 miliar atau sekitar Rp16,8 triliun jika ingin menjadi anggota tetap.

(blq/dna)