Negara Arab Kecam Dubes AS soal Hak Israel atas Tanah Timur Tengah

CNN Indonesia
Minggu, 22 Feb 2026 06:22 WIB
Ilustrasi. Sejumlah negara Arab kecam pernyataan soal Isarel berhak atas tanah-tanah di Timur Tengah. (REUTERS/Mahmoud Issa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah negara Arab mengecam keras pernyataan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, yang dinilai menyiratkan bahwa Israel memiliki hak alkitabiah atas wilayah luas di Timur Tengah.

Pernyataan itu disampaikan Huckabee dalam wawancara di podcast milik komentator sayap kanan Tucker Carlson.

Dalam episode yang dirilis Jumat lalu, Carlson menyinggung tafsir sebuah ayat Alkitab yang kerap dipahami sebagai klaim bahwa Israel berhak atas tanah yang membentang dari Sungai Nil di Mesir hingga Sungai Efrat di Suriah dan Irak.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Huckabee sempat berkata, "Tidak masalah jika mereka (Israel) ingin mengambilnya (tanah di Timur Tengah)." Namun, saat didesak lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Israel "tidak meminta untuk mengambil semuanya" dan menyebut ucapannya sebagai pernyataan yang "agak hiperbolis".

Meski telah memberi klarifikasi, komentar itu memicu reaksi keras dari berbagai negara Arab.

Mengutip AFP, Arab Saudi menyebut pernyataan Huckabee sebagai "ceroboh" dan "tidak bertanggung jawab". Yordania menilainya sebagai "serangan terhadap kedaulatan negara-negara di kawasan".

Kuwait mengecamnya sebagai "pelanggaran terang-terangan terhadap prinsip-prinsip hukum internasional", sementara Oman memperingatkan bahwa komentar tersebut "mengancam prospek perdamaian" serta stabilitas kawasan.

Kementerian Luar Negeri Mesir menegaskan kembali bahwa Israel "tidak memiliki kedaulatan atas wilayah Palestina yang diduduki atau tanah Arab lainnya".

Otoritas Palestina juga menyampaikan kritik melalui platform X, dengan menyatakan bahwa pernyataan Huckabee

"bertentangan dengan penolakan Presiden AS Donald Trump terhadap aneksasi (Israel) atas Tepi Barat".

Di sisi lain, Huckabee pada Sabtu mengunggah dua pernyataan tambahan di X untuk mengklarifikasi pandangannya terkait isu lain dalam wawancara tersebut, tetapi tidak secara khusus menyinggung kembali komentarnya mengenai tafsir ayat Alkitab itu.

Sementara itu, Ketua Parlemen Israel, Amir Ohana, memuji sikap pro-Israel Huckabee dalam wawancara tersebut dan menuduh Carlson melakukan "kebohongan dan manipulasi".

Carlson sendiri belakangan menjadi sorotan dan menghadapi tuduhan antisemitisme, terutama setelah wawancara panjangnya dengan Nick Fuentes, seorang nasionalis kulit putih yang memuji Adolf Hitler, menyangkal Holocaust, dan menyebut warga Yahudi Amerika tidak loyal.

(tis/tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK