Profil Rob Jetten, PM Belanda Termuda Sekaligus yang Pertama Ngaku Gay

CNN Indonesia
Selasa, 24 Feb 2026 09:30 WIB
Politikus sentris Rob Jetten resmi dilantik sebagai perdana menteri Belanda termuda sekaligus PM yang mengaku gay pertama di negara itu. (Foto: AFP/SIMON WOHLFAHRT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Politikus sentris Rob Jetten resmi dilantik sebagai perdana menteri Belanda pada Senin (23/2). Jetten jadi PM termuda sekaligus PM yang mengaku gay pertama di Belanda.

Jetten dan kabinetnya dilantik oleh Raja Willem-Alexander di Huis Ten Bosch, Den Haag.

"Sudah dilantik. Kita akan mulai bekerja," tulis pemimpin berusia 38 tahun tersebut di X.

Jetten memenangkan pemilihan umum (pemilu) Belanda pada Oktober lalu. Belanda menggelar pemilu sela setelah Freedom Party (PVV) hengkang dari koalisi pemerintahan yang berhaluan paling kanan di negara itu.

Siapa Rob Jetten?

Sejak kecil, Rob Jetten sudah mengaku sebagai "kutu buku politik". Ia tumbuh di sebuah kota kecil di provinsi Brabant, Belanda selatan, dan sudah mengungkapkan orientasi seksualnya sebagai gay sejak usia muda.

Jetten tidak menjadikan kehidupan pribadi sebagai bagian dari identitas politiknya. Namun lima tahun lalu, ia mengunggah video yang memperlihatkan dirinya membacakan daftar panjang pesan bernada homofobik yang diterimanya untuk menegaskan seberapa penting memperingati hari internasional melawan homofobia.

Sebelum terjun ke politik, Jetten pernah bekerja di operator jaringan kereta api Belanda, ProRail, selama beberapa tahun.

Lantas, pada 2017 Jetten terpilih menjadi anggota parlemen pada 2017 partai D66. Ia sempat menjadi pemimpin partai meski tidak mulus, sebelum kemudian menjabat sebagai menteri iklim di bawah perdana menteri lama, Mark Rutte.

Pada masa itu, Jetten juga belum sepenuhnya luwes di depan kamera. Beberapa penampilan medianya dinilai membosankan, bahkan pengkritik menjulukinya "Robot Jetten".

Sementara itu, para pendukung Jetten melihatnya sebagai "mini-Mark Rutte" yang kini menjabat sebagai bos NATO. Persamaan itu tampaknya tidak menjadi masalah baginya, terutama karena banyak warga Belanda kini mengenang dengan hangat stabilitas era Rutte setelah dua tahun terakhir yang relatif penuh gejolak.

Jetten seiring waktu semakin populer karena menampilkan diri sebagai sosok yang lebih santai. Ia bahkan mencapai babak final kuis di sebuah acara televisi yang disebut "Orang Terpintar".

Jetten bertunangan dengan pasangannya, Nicolas Keenan, seorang pria berprofesi sebagai atlet hoki asal Argentina. Ia secara terbuka mengakui dirinya gay.

Partai D66 pimpinan Jetten telah membentuk koalisi bersama partai berhaluan tengah kanan CDA dan partai liberal VVD. Namun, mereka masih kekurangan sembilan kursi untuk mengamankan mayoritas parlemen.

Jetten telah menyampaikan ingin "mengembalikan Belanda ke jantung Eropa" jika terpilih. Baginya, tanpa kerja sama Eropa, Belanda tidak akan berarti apa-apa.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen telah menyambut baik pelantikan Jetten.

"Dari ekonomi hingga keamanan ... bersama-sama kita akan bekerja untuk kepentingan Belanda dan seluruh Eropa," kata von der Leyen, seperti dikutip AFP.

Koalisi Jetten berjanji akan memberi dukungan penuh kepada Ukraina dan bersumpah akan menjalankan komitmen terkait urunan anggaran NATO.

Mereka menyatakan bakal memangkas tunjangan sosial, termasuk tunjangan pengangguran, untuk membantu membiayai investasi di bidang militer dan pertahanan.

Partai-partai ini juga berjanji akan terus melanjutkan penindakan terhadap migrasi, termasuk memperketat aturan reunifikasi keluarga.

(blq/rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK