Hasil Sowan Prabowo ke UEA Temui Pangeran MBZ

CNN Indonesia
Jumat, 27 Feb 2026 11:45 WIB
Presiden Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan bilateral dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Abu Dhabi. (Foto: Sekretariat Presiden RI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan bilateral dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, Kamis (26/2).

Pertemuan itu merupakan bagian dari kunjungan kerja Prabowo untuk mempererat kemitraan strategis Indonesia denganUEA dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam kunjungan kali ini, Prabowo didampingi Menlu Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Seskab Teddy Indra Wijaya, Duta Besar RI untuk PEA Judha Nugraha, serta Direktur Utama PT. Pindad (Persero) Sigit P. Santosa.

Sementara itu, Presiden MBZ didampingi Wakil Ketua Mahkamah Kepresidenan Hamdan bin Mohamed Al Nahyan, Penasihat Mahkamah Kepresidenan Mohamed bin Hamad Al Nahyan, Penasihat Urusan Strategis Ahmed Al Mazrouei, Menteri Energi dan Infrastruktur Suhail Al Mazrouei, serta Duta BesarUEA untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri ketika dalam pertemuan bilateral tersebut.

Tak hanya dengan MBZ, Prabowo juga bertemu 6 Rulers/pemimpin Emirat lainnya.Prabowo juga mendapat sambutan kehormatan duduk bersama 7 pimpinan Emirat.

Momen ini terbilang kehormatan lantaran pertemuan 7 pemimpin Emirat ini hanya dilaksanakan 1 tahun sekali. Ketujuh pimpinan tersebut adalah Emir Abu Dhabi sekaligus Presiden UEA, Emir Dubai sekaligus Perdana Menteri UEA, serta Emir Sharjah, Emir Ajman, Emir Umm Al Quwain, Emir Ras Al Khaimah, dan Emir Fujairah.

[Gambas:Video CNN]

Selama rangkaian pertemuan itu, MBZ dan Prabowo juga membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan kerja sama energi, investasi, hingga kemitraan ekonomi masa depan.

Setelahnya, Prabowo dan MBZ menggelar pertemuan empat mata (tête-à-tête). Pertemuan ini bermakna sekaligus juga memeringati 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan UEA.

Berikut sejumlah agenda strategis yang dibahas MBZ dan Prabowo:

1. Penguatan kerja sama energi hingga kemitraan ekonomi masa depan.

2. PEA menginginkan peningkatan investasi di Indonesia.

Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara dalam memperdalam kolaborasi yang saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang.

"Pertemuan kedua Presiden ini memiliki makna istimewa karena tahun 2026 ini merupakan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan PEA. Setengah abad kemitraan tersebut menjadi fondasi kokoh bagi kedua negara untuk membuka babak baru kerja sama strategis yang lebih luas, lebih dalam, dan lebih berdampak bagi kesejahteraan rakyat kedua bangsa," ucap Teddy dalam unggahannya di Instagram Sekretariat Kabinet RI.

(rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK