Korban Tewas Imbas Serangan Brutal AS-Israel ke Iran Jadi 201 Orang

CNN Indonesia
Minggu, 01 Mar 2026 07:20 WIB
Korban tewas imbas serangan brutal Amerika Serikat dan Israel terus bertambah pada Sabtu (28/2) malam waktu setempat.
Korban tewas serangan Israel ke Iran tembus 201 orang. (WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Korban tewas imbas serangan brutal Amerika Serikat dan Israel terus bertambah pada Sabtu (28/2) malam waktu setempat.

Menurut laporan Al Jazeera, sebanyak 115 murid di sekolah dasar perempuan di Provinsi Minab tewas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, juru bicara lembaga kemanusiaan Bulan Sabit Merah melaporkan sebanyak 201 orang tewas imbas serangan Amerika Serikat dan Israel. Mereka tak merinci apakah jumlah tersebut termasuk murid dan angka keseluruhan korban di Iran atau bukan.

Bulan Sabit juga mencatat 747 warga mengalami luka-luka. Serangan kedua negara itu, lanjut mereka, telah menghantam 24 dari 31 provinsi di Iran.

AS dan Israel menggempur habis-habisan Iran di 21 provinsi pada Sabtu.

Imbas serangan tersebut, Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami dan Komandan Angkatan Bersenjata Korps Iran (IRGC) Mohammed Pakpour juga tewas.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat Trump meyakini pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei ikut tewas dalam serangan mereka.

"Ali Khamenei sudah tewas. Ini adalah peluang tunggal terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka," kata Trump, dikutip Reuters.

Media Israel lain Channel 12 yang juga mengutip dari pemerintahan yang berbasis di Tel Aviv melaporkan tanda-tanda Khamenei tewas makin menguat.

Mereka menuturkan Khamenei setidaknya terluka imbas serangan Tel Aviv ke bangunan yang diyakini merupakan tempat tinggal dia.

Namun, hingga kini belum ada laporan resmi dari pemerintah Iran terkait kematian Khamenei.

(isa/bac)


[Gambas:Video CNN]