Iran Mulai Balas AS-Israel usai Khamenei Tewas, Serang 27 Pangkalan
Iran mulai meluncurkan serangan balasan usai Amerika Serikat dan Israel menggempur habis-habisan negara tersebut hingga menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Sirine berbunyi di Israel tengah dan wilayah yang diduduki pasukan Zionis Tepi Barat, Minggu (1/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sirine telah berbunyi di sejumlah area di seluruh negeri, menyusul identifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran ke negara Israel," demikian pernyataan militer, dikutip The Guardian.
Militer Israel lalu menyatakan Angkatan Udara beroperasi untuk mencegat dan menyerang ancaman "jika diperlukan."
Menurut media pemerintah Iran, Garda Revolusi Iran mengumumkan mereka sedang melancarkan gelombang serangan keenam sebagai balasan atas gempuran AS-Israel.
"[IRGC telah melakukan serangan] rudal dan drone besar-besaran ke pangkalan militer AS di Timur Tengah," demikian laporan media pemerintah Iran, dikutip Al Jazeera.
Militer Iran mengeklaim telah menyerang 27 pangkalan AS serta Pangkalan Udara Tel Nof Israel, markas komando tentara Israel di Hakirya di Tel Aviv, serta kompleks industri pertahanan besar di kota yang sama.
IRGC juga bersumpah akan melakukan serangan balasan yang mematikan dan terus-menerus untuk menghukum agresor.
"[Pasukan Iran akan] menerapkan langkah pembalasan yang berbeda dan keras dengan tamparan berturut-turut yang patut disesalkan," lanjut mereka.
Israel dan Amerika Serikat meluncurkan serangan bersama ke Iran sejak Sabtu pagi.
Imbas serangan tersebut, 201 orang tewas dan lebih dari 700 jiwa mengalami luka-luka.
Mereka yang tewas termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, anak perempuan dia, menantunya, cucunya, Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami dan Komandan Angkatan Bersenjata Korps Iran (IRGC) Mohammed Pakpour.
(isa/bac)[Gambas:Video CNN]


