Bunuh Khamenei, Israel Ultimatum Bos Hizbullah Jadi Target Selanjutnya

CNN Indonesia
Senin, 02 Mar 2026 17:35 WIB
Israel mengultimatum pemimpin Hizbullah Lebanon akan menjadi target serangan militer selanjutnya setelah Tel Aviv membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.
Israel mengultimatum pemimpin Hizbullah Lebanon akan menjadi target serangan militer selanjutnya setelah Tel Aviv membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. (Foto: Sebastian Scheiner / POOL / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Israel mengultimatum pemimpin Hizbullah Lebanon akan menjadi target serangan militer selanjutnya setelah Tel Aviv melancarkan gempuran ke Iran dan membunuh pemimpin tertingginya, Ayatollah Ali Khamenei.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem kini menjadi "target untuk dilenyapkan" militer negaranya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip Al Jazeera, pernyataan tersebut disampaikan setelah jet-jet tempur Israel menggempur wilayah Lebanon dan menewaskan sedikitnya 31 orang.

Serangan itu terjadi setelah Hizbullah melancarkan apa yang mereka sebut sebagai serangan roket dan drone ke sebuah pangkalan militer di dekat Haifa, Israel utara, sebagai balasan atas pembunuhan Khamenei.

Qassem menggantikan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, yang tewas dalam serangan Israel pada 27 September lalu.

Hizbullah ikut-ikutan melancarkan serangan ke Israel sebagai solidaritas atas Iran yang dikeroyok serangan gabungan Amerika Serikat-Israel pada Sabtu pekan lalu.

Hizbullah menyatakan serangan mereka sebagai balasan usai Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam gempuran AS-Israel.

[Gambas:Video CNN]

"Kepemimpinan perlawanan selalu menegaskan bahwa agresi Israel dan pembunuhan para pemimpin, pemuda, dan rakyat kami yang terus berlanjut memberi kami hak untuk membela diri dan membalas pada waktu dan tempat yang tepat," kata Hizbullah pada Senin (2/2), dikutip Al Jazeera.

Hizbullah juga menegaskan serangan mereka untuk melindungi rakyat Lebanon dan membeli pelajaran ke Negeri Zionis itu.

Israel sementara itu, segera merespons dengan melancarkan serangan udara di Beirut selatan.

Media lokal juga melaporkan serangan Israel menargetkan beberapa desa di Lebanon selatan dan Lembah Bekaa di timur negara itu.

Israel menyatakan militer gencar menyerang Hizbullah di seluruh Lebanon.

Militer Israel bahkan mengeklaim berhasil menggempur situs Hizbullah di ibu kota Beirut dan menewaskan senior komandan milisi tersebut.

Namun, dikutip AFP, sampai saat ini belum jelas siapa komandan Hizbullah tersebut.

(rds)


[Gambas:Video CNN]