Mojtaba Diklaim Punya Apartemen Mewah di London Dekat Kedubes Israel

CNN Indonesia
Selasa, 10 Mar 2026 04:45 WIB
Pemimpin tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei diklaim memiliki dua apartemen mewah di London dekat Kedutaan Besar Israel.
Pengganti Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei, disebut memiliki apartemen mewah di London dekat Kedubes Israel. (AFP/-)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemimpin tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei diklaim memiliki dua apartemen mewah di London dekat Kedutaan Besar Israel.

Posisi apartemen mewah tersebut persis menghadap ke gedung Kedutaan Besar Israel, menimbulkan kekhawatiran dari pihak Tel Aviv.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mojtaba Khamenei menggantikan mendiang sang ayah, Ali Khamenei, yang terbunuh oleh serangan udara Amerika Serikat dan Israel.

Menurut laporan Bloomberg, dikutip dari Standard UK, Mojtaba memperoleh apartemen mewah melalui rekan-rekannya. Unit apartemen milik Mojtaba disebut berada di lantai enam dan tujuh dekat Istana Kensington.

Nilai dua apartemen tersebut ditaksir mencapai 50 juta poundsterling atau Rp1,1 triliun.

Properti-properti itu termasuk unit tempat tinggal nelayan di lantai dasar, terletak tidak jauh dari Kedubes Israel, satu area diplomatik yang paling dijaga ketat di London.

Bloomberg melaporkan bahwa aset apartemen mewah dimiliki Mojtaba Khamenei sejak 2014. Media itu juga mengeklaim bahwa Mojtaba mengendalikan portofolio properti lainnya di Inggris.

Sebuah investigasi media itu menyebutkan bahwa 11 rumah mewah di Bishops Avenue Hampstead, yang sering disebut sebagai Billionaire's Row, dibeli melalui perantara dan perusahaan cangkang di Isle of Man.

Bloomberg melaporkan bahwa ulama Iran itu telah mengumpulkan aset properti senilai ratusan juta poundsterling di seluruh dunia, dengan pembelian yang diduga didanai melalui program minyak Iran yang melanggar sanksi.

Pengungkapan bahwa kepemilikan apartemen mewah yang dikaitkan dengan Khamenei menghadap Kedubes Israel telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pakar keamanan. Mereka memperingatkan bahwa lokasi tersebut berpotensi digunakan untuk memantau aktivitas di misi diplomatik tersebut.

Perkembangan ini terjadi setelah empat pria Iran ditangkap di London utara pada Jumat dini hari karena dicurigai memata-matai untuk dinas intelijen Iran.

Para tersangka yang diyakini sebagai warga negara Iran dan warga negara ganda Inggris-Iran, dituduh melakukan aksi mata-mata terhadap lokasi dan individu Yahudi.

(bac)


[Gambas:Video CNN]