Trump Ancam Serang Lagi Pusat Minyak Iran: Cuma Buat Senang-senang

CNN Indonesia
Minggu, 15 Mar 2026 07:40 WIB
Pulau Kharg selama ini dikenal sebagai pusat ekspor minyak Iran. Sekitar 90 persen minyak mentah Iran dimuat dari pulau itu sebelum dikirim ke negara pembeli. (Foto: AFP/MANDEL NGAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuka kemungkinan untuk menyerang lagi Pulau Kharg yang menjadi pusat ekspor minyak Iran.

Dalam sebuah wawancara dengan NBC News, Trump mengklaim telah menghancurkan sebagian besar fasilitas di Pulau Kharg.

Ia kemudian menyebut serangan tambahan ke Pulau Kharg bisa terjadi berkali-kali hanya untuk bersenang-senang.

"Kami mungkin akan menyerangnya beberapa kali lagi hanya untuk bersenang-senang," kata Trump, Minggu (15/3).

Trump juga menyebut meskipun Teheran tampak siap membuat kesepakatan untuk mengakhiri perang, tetapi persyaratannya belum cukup baik.

Kemarin, AS melancarkan serangan udara dahsyat ke markas militer Iran di Pulau Kharg, dekat Selat Hormuz. Serangan ini terjadi seiring meningkatnya ketegangan antara dua negara yang bertikai.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan serangan tersebut dalam sebuah postingan di media sosial Truth. Menurutnya serangan itu merupakan salah satu yang paling dahsyat dalam sejarah Timur Tengah.

"Komando Pusat Amerika Serikat telah melancarkan salah satu serangan udara terkuat dalam sejarah Timur Tengah, dan menghancurkan habis-habisan setiap sasaran Militer di 'permata mahkota' Iran, Pulau Kharg," kata Trump dalam sebuah postingan di Truth Social, Sabtu (14/3).

Trump mengatakan dalam serangan tersebut AS memilih menghindari mengebom infrastruktur minyak Iran di pulau itu. Namun, ia mengancam akan mempertimbangkan menghancurkan infrastruktur minyak apabila Iran dan sekutunya mengganggu kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz.

"Jika Iran, atau pihak mana pun, melakukan tindakan apa pun yang mengganggu kebebasan dan keamanan pelayaran kapal melalui Selat Hormuz, saya akan segera mempertimbangkan kembali keputusan ini," tambah Trump dalam sebuah postingan di Truth Social.

Pulau Kharg selama ini dikenal sebagai pusat ekspor minyak Iran. Sekitar 90 persen minyak mentah Iran dimuat dari pulau itu sebelum dikirim ke negara pembeli.

Dengan menghantam instalasi militer di sana, AS diduga ingin membatasi kemampuan Iran melancarkan serangan rudal terhadap kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz.

AS yakin Iran menggunakan Pulau Kharg untuk melancarkan serangan rudal terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Ancaman terhadap infrastruktur minyak di Kharg juga dinilai signifikan. Jika fasilitas itu diserang, dampaknya bisa langsung mengguncang pasar energi global, mengingat Hormuz menyalurkan sekitar seperlima perdagangan minyak dunia.

(pta)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK