Iran Gempur Pasukan Israel di Jalur Gaza, Komando Militer Terdampak
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan operasi yang menargetkan pasukan Israel di Jalur Gaza, Palestina.
IRGC menyatakan gelombang serangan ke delapan True Promise 4 menargetkan aset militer Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Operasi-operasi ini adalah awal dari penargetan tempat-tempat berkumpulnya pasukan Zionis di Palestina utara dan Jalur Gaza," demikian pernyataan IRGC dikutip Middle East Monitor, Rabu (25/3).
Dalam rilis itu, IRGC juga menyebut serangan tersebut menargetkan komando militer Israel di utara kota Safed.
"Titik-titik strategis dan pusat-pusat militer [Israel] terkena dampak," lanjut mereka.
Timur Tengah membara usai Amerika Serikat dan Israel menggempur Iran habis-habisan pada 28 Februari dengan tujuan mengganti rezim dan menghancurkan nuklir mereka.
Serangan AS-Israel menyebabkan Pemimpin Tertinggi Iran kedua Ayatollah Ali Khamenei dan ribuan warga lain tewas.
Di hari pertama serangan, Iran langsung membalas. Mereka menargetkan Israel dan aset AS di negara-negara Teluk.
Iran juga menutup jalur perdagangan minyak global, Selat Hormuz, untuk menekan AS dan Israel.
Meski dibombardir AS-Israel, kepemimpinan Iran tetap kuat. Presiden Donald Trump tak berhasil melengserkan pemerintahan, dia justru tampak putus asa dan frustrasi menghadapi serangan balasan Iran.
(isa/bac) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

