Spanyol Larang Jet Tempur AS yang Mau Bombardir Iran Lewat Wilayahnya

CNN Indonesia
Senin, 30 Mar 2026 18:45 WIB
Spanyol melarang pesawat tempur Amerika Serikat yang digunakan berperang melawan Iran melintasi wilayah udara mereka. (Foto: Efraimstochter/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Spanyol melarang pesawat tempur Amerika Serikat yang digunakan berperang melawan Iran melintasi wilayah udara mereka.

Menteri Pertahanan Margarita Robies menegaskan Spanyol tak akan mengizinkan teritorial mereka dipakai AS untuk menggempur habis-habisan Iran.

"Kami tidak mengizinkan pangkalan militer atau pun wilayah udara digunakan untuk tindakan yang berkaitan dengan perang di Iran," kata Robies kepada awak media, pada Senin (30/3) dikutip AFP.

Untuk menuju kawasan Teluk Persia, pesawat dari AS bisa melintasi wilayah udara Spanyol.

Namun, penutupan tersebut tak termasuk situasi darurat. Menteri Ekonomi Carlos Cuerpo juga mengatakan langkah ini diambil sebagai sikap tegas Spanyol.

"Keputusan ini merupakan bagian dari keputusan yang telah dibuat pemerintah Spanyol untuk tidak berpartisipasi atau berkontribusi terhadap perang yang dimulai secara sepihak dan bertentangan dengan hukum internasional," kata Cuerpo saat wawancara dengan radio Cadena Sar.

[Gambas:Video CNN]

Spanyol, merupakan salah satu negara Eropa, yang lantang mengecam operasi Amerika Serikat dan Israel di Iran.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez bahkan menggambarkan tindakan kedua negara itu sebagai aksi sembrono dan ilegal. Serangkaian sikap negara tersebut membuat Presiden Amerika Serikat Donald Trump murka.

Trump bahkan sempat mengancam akan memutus perdagangan dengan Spanyol karena menolak penggunaan pangkalan mereka dalam perang.

AS dan Israel menggempur habis-habisan Iran sejak 28 Februari. Operasi mereka menyebabkan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta pejabat top pertahanan tewas.

Iran tak tinggal diam. Mereka meluncurkan serangan balasan ke Israel dan aset militer serta logistik AS di negara-negara Teluk.

Iran juga menutup rute perdagangan minyak global, Selat Hormuz, untuk menekan AS dan Israel.

(isa/rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK