Trump Maki-maki Jurnalis NY Times yang Singgung Kejahatan Perang

CNN Indonesia
Selasa, 07 Apr 2026 13:45 WIB
Presiden AS Donald Trump maki-maki jurnalis The New York Times yang singgung kejahatan perang. (AFP/KAMIL KRZACZYNSKI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump terlihat memaki-maki seorang jurnalis yang bertanya terkait pengebom listrik dan jembatan di Iran dianggap sebagai kejahatan perang.

Dalam video yang diunggah di Youtube USA Today, Trump mempertanyakan identitas media tempat jurnalis itu bekerja.

"Saya bersama The New York Times. Semua ini ada di depan The New York Times," ujar sang jurnalis.

Trump kemudian melontarkan kritik keras terhadap media itu dan menyebut kredibilitasnya telah runtuh.

"Diam, diam, diam, diam. Kalian sudah tidak punya kredibilitas lagi, The New York Times. Kalian bilang 'Trump tidak akan memenangkan pemilu, tapi saya menang.' Saya menang besar. Saya memenangkan seluruh negara bagian penentu," ujar Trump.

Dalam sesi tanya jawab tersebut, Trump juga menegaskan tidak akan membiarkan negara yang ia anggap berbahaya memiliki senjata nuklir.

"Jika kalian pikir saya akan membiarkan mereka yang kuat dan kaya memiliki senjata nuklir, sampaikan kepada teman-teman kalian di The New York Times, itu tidak akan terjadi," ujar Trump.

Ia kemudian menutup pernyataannya dengan kembali menyerang media tersebut.

"The New York Times dulu hebat, tapi sekarang hanya hidup dari reputasi masa lalu. Kalian harus menyampaikan berita yang benar. Orang seperti kalian itu palsu."

(rnp/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK