Sindir Trump, Paus Leo Sebut Dunia Dihancurkan Tiran Doyan Perang

CNN Indonesia
Jumat, 17 Apr 2026 19:00 WIB
Kunjungan Paus Leo XIV ke Bamenda di Kamerun. Foto: REUTERS/Guglielmo Mangiapane
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemimpin Gereja Katolik sedunia, Paus Leo XIV, menyampaikan pesan kepada rakyat Kamerun untuk tidak memanipulasi agama demi keuntungan politik.

Dalam pidatonya di Katedral Santo Yosef, Paus Leo menyerukan perdamaian di Provinsi Bamenda, Kamerun, yang selama ini terus dilanda konflik.

Ia memperingatkan bahwa "para penguasa perang" pura-pura tidak mengakui bahwa "hanya butuh sesaat untuk menghancurkan, namun seringkali seumur hidup tak cukup untuk memulihkan".

Paus menyesalkan bagaimana mereka yang berkuasa menutup mata terhadap miliaran dolar yang dihabiskan untuk pembunuhan dan kehancuran. Sementara sumber daya yang dibutuhkan untuk penyembuhan, pendidikan, dan pemulihan "sama sekali tidak ditemukan."

"Celakalah mereka yang memanipulasi agama dan Tuhan untuk keuntungan militer, ekonomi, dan politik mereka sendiri, yang menyeret hal sakral ke dalam kegelapan dan kekotoran," kata Paus Leo, seperti dikutip Vatican News.

[Gambas:Video CNN]

Pernyataan Paus Leo terbaru ini muncul kala Presiden Donald Trump mencak-mencak gegara dirinya mengkritik perang AS terhadap Iran. 

Gegara kritikan Paus Leo itu, Trump bahkan mengunggah sejumlah pernyataan di media sosial guna membalas kritikan sang pemimpin Gereja Katolik tersebut.

Kamerun menjadi destinasi kedua Paus Leo dalam tur Afrikanya yang telah dimulai awal pekan ini. Sebelumnya, Paus berkunjung ke negara Muslim, Aljazair, dan menggaungkan pesan-pesan perdamaian serupa.

Dalam kunjungan di Kamerun ini, Paus menyoroti bagaimana perjalanan hidup penuh penderitaan rakyat telah memperkuat keyakinan mereka akan kehadiran Tuhan yang terus-menerus.

"Memang benar saya di sini untuk mewartakan perdamaian. Namun, penduduk Bamenda telah mewartakan pesan perdamaian kepada saya," kata Paus.

Paus mencatat bahwa orang-orang berkuasa saat ini mengambil sumber daya dari tanah Afrika untuk dipakai membeli senjata, yang melanggengkan siklus destabilisasi dan kematian tak berkesudahan.

Ia berpendapat bahwa ini dunia yang terbalik dan mendesak semua orang mengecam serta menolak eksploitasi ini.

"Dunia sedang dihancurkan oleh segelintir tiran, namun tetap dipersatukan oleh banyak saudara dan saudara yang saling mendukung," kata Paus Leo.

(blq/dna/rds)


Saksikan Video di Bawah Ini:

Perseteruan Donald Trump dengan Paus Leo XIV

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK