Putin Disebut Bersedia Bertemu Zelensky, Tapi Ada Syaratnya

CNN Indonesia
Kamis, 23 Apr 2026 19:37 WIB
Rusia sebut Putin bersedia bertemu Presiden Ukraina Zelensky, asal tujuannya untuk selesaikan kesepakatan damai kedua negara.
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Foto: AFP/HANDOUT
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Rusia Vladimir Putin disebut mengajukan satu syarat untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan Putin hanya dapat bertemu dengan Zelensky untuk tujuan menyelesaikan kesepakatan perang kedua negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komentar Peskov muncul setelah Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan Ukraina telah meminta Turki untuk menjadi tuan rumah pertemuan Putin dan Zelensky, demi membahas perundingan damai.

"Yang terpenting adalah tujuan pertemuan ini. Mengapa mereka harus bertemu? Putin telah mengatakan dia siap untuk bertemu di Moskow kapan saja," kata Peskov, seperti dikutip Reuters.

"Yang terpenting adalah harus ada alasan untuk bertemu, dan yang terpenting adalah pertemuan itu harus produktif. Dan itu hanya dapat dilakukan untuk tujuan menyelesaikan kesepakatan," imbuhnya.

Peskov mengatakan pertemuan semacam itu juga membutuhkan persiapan yang cermat dan kemauan politik dari rezim Kyiv.

"Dan untuk saat ini, kami tidak melihat kemauan politik seperti itu," imbuhnya.

Menurut Peskov, tujuan utama Rusia dalam operasi militernya yang dikenal sebagai "operasi militer khusus" adalah untuk memastikan kepentingan vitalnya dan melindungi diri dari serangan Ukraina terhadap energi dan target lainnya.

Dia juga mengatakan Rusia siap untuk pembicaraan baru apa pun tentang penyelesaian perang dengan negosiator Amerika Serikat, "bahkan besok".

Dalam komentar sebelumnya, Sybiha mengatakan Kyiv telah meminta Turki untuk menjadi tuan rumah pertemuan antara kedua pemimpin. Namun belum diketahui bagaimana tanggapan Turki soal permintaan tersebut.

Sebelumnya Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan kepada Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte bahwa dia sedang berupaya menghidupkan kembali negosiasi antara Rusia dan Ukraina, dan mempertemukan para pemimpin kedua negara.

(dna/bac) Add as a preferred
source on Google