Cekcok dengan Afghanistan, Kenapa Pakistan Jadi Mediator AS-Iran?

CNN Indonesia
Jumat, 24 Apr 2026 06:36 WIB
Kenapa Pakistan jadi mediator AS-Iran, padahal kerap berseteru dengan negara tetangganya, India dan Afganistan?
Negosiasi AS dan Israel di Islamabad. (via REUTERS/Office of the Iranian Parliament

Lalu bagaimana posisi Pakistan yang selalu berseteru dengan negara tetangganya, India dan Afganistan?

Pakar hubungan Iran-Pakistan dan peneliti senior di Atlantic Council, Fatemeh Aman, punya pendapat berbeda. Meskipun peran Pakistan dalam negosiasi perang AS-Iran dan hubungannya yang bermusuhan dengan Kabul serta New Delhi tampak seperti dua hal yang bertentangan, pada kenyataannya itu adalah "dua respons yang berbeda terhadap tekanan konflik yang berbeda pula."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Meskipun mediasi dalam ketegangan antara AS dan Iran membuka ruang diplomasi, penanganan situasi di Afganistan lebih berfokus pada stabilitas. Pendekatan ini mencerminkan keterbatasan, bukan standar ganda. Pakistan ingin memperkuat perannya di kawasan, tetapi menghadapi masalah yang tak mudah diselesaikan," ujarnya kepada DW.

"Situasi ini tidak sekontradiktif itu. Pakistan sedang menghadapi dua realitas yang berbeda. Hubungannya dengan Iran dan AS menyangkut diplomasi dan upaya mempertahankan relevansi dengan risiko yang relatif rendah.

Afganistan, di sisi lain, merupakan persoalan keamanan mendesak yang melibatkan militansi, ketidakstabilan perbatasan, dan tekanan domestik. Jadi, ini bukan kontradiksi, melainkan dua pendekatan yang berbeda, pengaruh di luar negeri dan pengendalian di dalam negeri," tegas Aman.

Pengamat politik Raza Rumi punya pendapat yang sejalan denhan Aman.

"Keterlibatan Islamabad dalam isu AS-Iran dan ketegangannya dengan Afganistan berlangsung dalam konteks yang berbeda. Diplomasi berisiko rendah, di mana Pakistan dapat berperan sebagai fasilitator AS dengan Iran. Sementara ketegangan dengan Afganistan merupakan tantangan keamanan langsung yang dibentuk oleh militansi dan ketidakstabilan perbatasan," papar Rumi kepada DW.

Ia menambahkan setiap negara, menyesuaikan kebijakan mereka berdasarkan kondisi geografis, ancaman, dan pengaruh yang dimiliki. Pakistan dapat terlibat secara diplomatik dalam isu AS-Iran tanpa risiko langsung, sementara Afganistan menimbulkan kekhawatiran keamanan aktif yang membutuhkan pendekatan berbeda.

(imf/bac) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2