Deadline Habis, Bisakah Trump Direstui Kongres Lanjutkan Perang Iran?

CNN Indonesia
Rabu, 29 Apr 2026 07:01 WIB
Perang AS vs Iran memasuki hari ke-60 dan Presiden AS Donald Trump harus mendapat dukungan Kongres jika masih mau melanjutkan perang di Iran.
Warga AS berdemo menentang keputusan Trump berperang melawan Iran. (Foto: REUTERS/Jaimi Joy)

Trump bisa kantongi izin Kongres lanjutkan perang?

Dengan kondisi sekarang, masih jauh dari kepastian apakah Kongres akan mengesahkan aksi militer berkelanjutan terhadap Iran. Ini terjadi karena ada perpecahan antara Demokrat dan Republik di dalam Kongres.

Pada 15 April, upaya membatasi wewenang Trump dalam perang kalah dengan perbandingan suara 47-52.

Sebagian besar anggota Kongres dari Partai Republik masih mendukung Trump melanjutkan perang di Iran. Namun beberapa politikus GOP menyatakan dukungan itu tidak akan berlanjut melewati batas 60 hari tanpa persetujuan resmi Kongres.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tak boleh mengabaikan betapa luar biasanya kepemimpinan Partai Republik di Senat kita yang menolak untuk melakukan pengawasan terhadap perang yang menelan biaya miliaran dolar setiap minggunya," kata Senator Demokrat Chris Murphy.

Sebagian besar anggota Partai Republik di Kongres menolak ikut campur dalam urusan presiden selama 60 hari yang dialokasikan oleh Resolusi Kekuatan Perang, tetapi banyak yang bersikeras bahwa persetujuan dari Kongres akan diperlukan setelah itu.

Senator Partai Republik John Curtis mulanya mendukung tindakan Trump dengan dalih membela nyawa dan kepentingan Amerika Serikat. Namun, dia menegaskan tak ingin memperpanjang perang.

"Saya tidak akan mendukung aksi militer berkelanjutan di luar jangka waktu 60 hari tanpa persetujuan Kongres," kata dia.

Curtis lalu berujar, "Saya mengambil posisi ini karena dua alasan. Pertama adalah alasan historis, dan yang kedua adalah alasan konstitusional."

Beberapa anggota Partai Republik, yang selama ini dengan teguh mendukung tindakan Trump di Iran, juga menunjukkan kekhawatiran atas prospek perang yang berkepanjangan, sehingga membatasi potensi persetujuan kongres secara keseluruhan.

Dengan begini, Trump berada di posisi yang cukup sulit lantaran perang AS di Iran tampak belum membuahkan hasil maksimal bagi Negeri Paman Sam sesuai klaimnya di awal perang pecah.

(isa/rds) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2