Kapal Prancis Diserang di Selat Hormuz saat AS Mulai Project Freedom

CNN Indonesia
Kamis, 07 Mei 2026 09:25 WIB
Perusahaan pelayaran Prancis CMA CGM mengatakan salah satu kapalnya terkena serangan di Selat Hormuz yang masih diblokade Iran. (Foto: AFP/-)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan pelayaran Prancis CMA CGM mengatakan salah satu kapalnya terkena serangan di Selat Hormuz yang masih diblokade Iran sejak berperang dengan Amerika Serikat pada 28 Februari lalu.

"Kapal CMA CGM San Antonio menjadi sasaran serangan kemarin saat melintasi Selat Hormuz, yang mengakibatkan awak kapal terluka dan kapal mengalami kerusakan," kata perusahaan tersebut, seraya menambahkan bahwa para korban luka telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, menurut juru bicara pemerintah Maud Bregeon, Presiden Emmanuel Macron mengatakan Prancis "sama sekali bukan target" dalam insiden itu.

Bregeon menuturkan, kapal berbendera Malta tersebut tidak berlayar di bawah bendera Prancis dan diawaki kru asal Filipina. Namun, ia menuturkan Prancis menyampaikan "solidaritas" kepada seluruh awak kapal.

Kapal itu diserang sehari setelah Presiden AS Donald Trump meluncurkan apa yang disebut "Project Freedom" untuk membantu kapal-kapal keluar dari Selat Hormuz.

[Gambas:Video CNN]

Namun,  baru sehari diluncurkan, Trump mengatakan ia menghentikan operasi militer AS untuk mengawal kapal-kapal melalui selat strategis tersebut pada Selasa. Ia beralasan demi upaya mencapai kesepakatan dengan Iran guna mengakhiri perang.

Iran menolak melepaskan kendali atas Selat Hormuz dan menjadikannya sebagai alat tawar dalam perang melawan AS dan Israel sejak 28 Februari lalu ini.

(rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK