Kenapa Jabal Al Rahmah Jadi Lokasi Paling Penting Jemaah Haji?
Jabal Al Rahmah merupakan sebuah bukit kecil yang berada di Padang Arafah, sekitar 20 kilometer dari Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Tempat ini menjadi salah satu lokasi paling penting dalam rangkaian ibadah Haji.
Bukit Jabal Ar Rahmah memiliki arti "Bukit Kasih Sayang" atau "Bukit Rahmat". Ini menjadi salah satu tempat penting dalam rangkaian ibadah Haji karena berkaitan erat dengan wukuf di Arafah, yang merupakan rukun utama Haji.
Dikutip Saudi Press Agency (SPA), di tempat inilah jutaan jemaah Haji berkumpul pada Hari Arafah pada tanggal 9 Zulhijah untuk melaksanakan wukuf dalam suasana penuh kekhusyukan, doa, dan kepasrahan kepada Allah.
Setiap tahunnya, Arab Saudi mengembangkan infrastruktur di kawasan tersebut, termasuk peningkatan kualitas jalan menuju bukit, pembangunan jalur pedestrian, serta pemasangan papan petunjuk multibahasa.
Selain itu, sistem penerangan modern dan layanan lapangan terpadu juga disediakan guna membantu mengatur pergerakan jemaah dan mengurangi kepadatan, terutama pada jam-jam sibuk saat Hari Arafah.
Tempat pertemuan Nabi Adam dan Hawa
Salah satu kisah populer yang melekat pada Jabal Al Rahmah adalah tempat ini diyakini menjadi lokasi Nabi Adam dan Hawa bertemu setelah dipisahkan ketika diturunkan ke bumi.
Karena kisah itu, bukit ini disebut sebagai simbol kasih sayang dan pertemuan kembali. Namun, penting dicatat bahwa riwayat mengenai lokasi pasti pertemuan Adam dan Hawa tidak memiliki dalil kuat yang sahih dalam Islam.
Khutbah Terakhir Nabi Muhammad
Kawasan Bukit Arafah juga memiliki makna sejarah besar karena di sinilah Nabi Muhammad menyampaikan Khutbah Wada' atau khutbah perpisahan Rasulullah sebelum meninggal dunia.
Khutbah Wada' disampaikan oleh Nabi Muhammad pada tanggal 9 Zulhijah tahun 10 Hijriah, bertepatan dengan pelaksanaan wukuf di Arafah saat Haji Wada' (haji perpisahan).
Nabi Muhammad menyampaikan khutbah terakhirnya ini di kawasan Arafah, dekat Jabal Al Rahmah, di hadapan puluhan ribu umat Muslim yang sama-sama mengikuti haji bersama Rasulullah sebelum wafat beberapa bulan kemudian.
(rds)