Palestina Kecam Israel Culik Relawan Termasuk WNI di Flotilla

CNN Indonesia
Selasa, 19 Mei 2026 19:43 WIB
Palestina kecam Israel culik relawan Global Sumud Flotilla. (ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kedutaan Besar Palestina di Indonesia mengecam pembajakan hingga penculikan ke relawan termasuk aktivis dan jurnalis yang tergabung dalam armada Global Sumud Flotilla (GSF).

"Kedutaan Besar Negara Palestina untuk Republik Indonesia mengecam keras tindakan kriminal Israel yang dilakukan oleh tentara pendudukan terhadap para peserta Armada Keteguhan Global (Global Sumud Flotilla/ Asfuthur Ash-Shumud), yang merupakan para pahlawan pembela hak asasi manusia, keadilan, dan hukum internasional," demikian pernyataan resmi Kedubes Palestina, Selasa (19/5).

Kedubes Palestina juga menekankan senantiasa berdiri seluruh peserta arınada ini, khususnya saudara-saudari dari Indonesia. Mereka berharap WNI yang ditangkap bisa selamat.

"Dan kami berdoa kepada Allah SWT agar mereka dapat kembali ke tanah air dengan selamat," lanjut Kedubes Kemlu.

Lebih lanjut, Kedubes Palestina menyatakan tak terkejut dengan tindakan tentara Israel di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Pasukan Zionis membantai anak-anak hingga perempuan hamil di Jalur Gaza, menghancurkan rumah-rumah warga, merampas tanah di Topi Barat, menebang pohon-pohon, mencuri hasil panen, serta membakar dan menjarah harta benda milik warga Palestina.

Mereka lalu mengecam tindakan kriminal itu dan menegaskan bahwa segala bentuk kejahatan yang dilakukan tentara Israel maupun pemukim ilegal tidak akan pernah menggoyahkan ketabahan rakyat Palestina.

"Sebaliknya, hal ini justru akan menambah kekuatan dan tekad kami untuk terus bertahan di tanah air kami serta melanjutkan perlawanan hingga Palestina beserta seluruh tempat suci Islam dan Kristen berhasil dibebaskan," lanjut pernyataan Kedubes Palestina.

Di kesempatan itu pula, Kedubes Palestina menyampaikan terima kasih dan apresiasi ke pemerintah Indonesia atas dukungan yang selama ini diberikan.

Indonesia menjadi salah satu negara yang mendukung kemerdekaan Palestina dan mengecam agresi hingga pendudukan Israel di negara tersebut.

"Kedutaan Besar Negara Palestina untuk Republik Indonesia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yang Mulia Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, beserta pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia atas segala bentuk dukungan yang telah dan terus diberikan secara historis kepada rakyat kami," pungkas Kedubes Palestina.

[Gambas:Video CNN]

Pasukan Israel menyerang dan mencegat armada kapal GSF di perairan internasional pada Senin pagi. Mereka menahan ratusan relawan termasuk lima warga negara Indonesia (WNI) yang ikut berlayar untuk menerobos blokade Israel.

Lima WNI itu yakni jurnalis Republika Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, Andre Prasetyo Nugroho jurnalis Tempo TV, Rahendro Herubowo jurnalis iNews, dan Andi Angga Prasadewa aktiivis Rumah Zakat.

Mereka ditangkap pasukan Israel dalam pelayaran Global Peace Convoy Indonesia (GPCI). GPCI merupakan wadah atau delegasi nasional dari Indonesia yang tergabung dalam inisiasi GSF.

Situs web GSF yang melacak lokasi armada tersebut menunjukkan beberapa kapal dicegat di sebelah barat Siprus.

GSF lantas mendesak pemerintah dunia harus bertindak sekarang demi menghentikan tindakan ilegal atau pembajakan yang bertujuan untuk mempertahankan pengepungan genosida Israel di Gaza.

(isa/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK