Asal-usul Nama California, dari Ratu sampai Khalifah Islam
Nama negara bagian California di Amerika Serikat jadi perhatian setelah terjadi penembakan di komplek Masjid San Diego Islamic Center, yang menewaskan lima orang termasuk dua pelaku.
Dari mana asal usul nama negara bagian paling mapan di AS ini?
Sebuah tulisan di laman New York Times tahun lalu berjudul "Mengapa California Disebut California" oleh Soumya Karlamangla mengupasnya dengan ringan.
Novel romansa Spanyol abad ke-16 menceritakan tentang sebuah surga duniawi 'di sebelah kanan Hindia,' dengan tebing-tebing curam dan pantai berbatu.
Di pulau utopia ini, yang seperti Atlantis dan El Dorado penuh dengan kekayaan, dan dihuni oleh wanita-wanita berkulit hitam yang di antara mereka tidak ada seorang pun laki-laki karena mereka hidup seperti suku Amazon.
Mereka memiliki tubuh yang indah dan kuat, keberanian yang bersemangat, dan kekuatan yang besar. Pulau mereka adalah pulau yang paling tak tertembus di dunia dengan tebing-tebingnya, tanjung-tanjungnya, dan pantai-pantai berbatu.
Novel berjudul "Las sergas de Esplandián (Petualangan Esplandián) karya penulis Spanyol Garci Rodríguez de Montalvo, menggambarkan California sebagai pulau dengan Ratu Calfia sebagai penguasa. Tapi siapa sang putri, diyakini hanya mitos.
Kisah lain menyebut, California terinspirasi dari puisi kuno Prancis abad pertengahan "The Song of Roland" tentang kekalahan penguasa Eropa Charlemagne oleh kaum Muslim pada tahun 778 yang menyebut Califerne.
Namun, nama tempat tersebut tampaknya merujuk ke Afrika, dan kemungkinan Califerne berasal dari kata "khalifah".
Sementara Charlemagne tidak pernah ke benua Amerika, dan penyebutan Califerne diragukan katanya dengan benua itu seperti kata laman Legacy.
Versi lain menyebut, menurut sebagian sejarawan, merupakan permainan bahasa Latin 'Calida fornax' yang berarti "panas seperti oven".
Sementara teori Meksiko abad ke-18 menyebut bahwa itu berasal dari istilah asli, kali forno , yang berarti "pegunungan tinggi."
Tidak ada yang bisa memastikan. Tapi California pernah menjadi daya tarik karena demam emas abad 19 hingga kawasan yang kini mapan.
(imf/bac)