Pidato Prabowo ke Macron: Bahas Palestina hingga Bahasa Prancis di RI
Presiden RI Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris, Kamis (28/5).
Lawatan Prabowo ke Paris ini merupakan yang keempat sejak ia menjabat Presiden RI pada 20 Oktober 2024 lalu.
Berikut rangkuman poin-poin penting pidato Prabowo:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Solusi 2 Negara Atasi Konflik Palestina
Prabowo kembali menyuarakan kemerdekaan Palestina lewat solusi dua negara mengatasi konflik di Palestina.
Ia menyatakan perdamaian di Timur Tengah takkan tercapai tanpa keadilan bagi rakyat Palestina.
Prabowo menyatakan sejalan dengan Prancis, khususnya ihwal konflik di Jalur Gaza, Palestina.
Ia menyebut Prancis menjadi salah satu negara kunci yang mengajak negara-negara di Eropa untuk mendukung kemerdekaan Palestina.
"Tidak mungkin ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi dua negara, tanpa keadilan bagi rakyat Palestina," ucap Prabowo dalam pidatonya, Paris, Kamis (28/7).
Ia juga menyinggung pentingnya stabilitas kawasan Timur Tengah.
Ia mengatakan stabilitas kawasan Timur Tengah sangat penting lantaran berdampak pada kondisi energi dunia.
"Saya sependapat dengan Presiden Macron bahwa stabilitas Timur Tengah sangat penting dan akan berdampak langsung pada kondisi energi dunia dan rantai pasok global," kata Prabowo dalam pidatonya.
Ia menyatakan bahwa perdamaian di Timteng harus menjadi perhatian karena menyangkut kepentingan bersama.
Singgung Dunia yang Multipolar
Prabowo juga menyinggung kondisi dunia yang multipolar dewasa ini.
Multipolar merujuk pada kondisi dunia hari ini yang disebut berbeda dengan perang dingin dulu hanya dua kutub, yakni Uni Soviet dan Amerika Serikat.
Ia menyatakan Prancis dan Uni Eropa merupakan salah satu kekuatan penting di kondisi dunia yang multipolar hari ini.
"Indonesia memandang Prancis dan Eropa sebagai kekuatan dunia yang penting dan kami ingin melihat peran Prancis dan Eropa semakin kuat, semakin kokoh, sehingga kita bisa bekerja sama dalam keadaan dunia yang multipolar," kata Prabowo.
Prabowo menekankan Indonesia akan konsisten memelihara perdamaian dunia.
Ia menyatakan dewasa ini bumi semakin kecil karena sains dan teknologi, perang dan konflik tidak mungkin membawa kebaikan untuk siapa pun.
"Karena itu, kami sangat gembira bahwa kita sekarang sudah punya comprehensive strategic partnership dan kita tentunya akan lihat dalam saat yang mendatang kerjasama yang lebih konkret, lebih seimbang, dan lebih berdampak," ucapnya.
Prabowo juga menyanjung kepemimpinan Macron yang dinilai tegas dan berprinsip di kancah internasional. Ia mengatakan bahwa Prancis memegang peranan penting di tengah kondisi dunia yang tidak menentu hari ini.
"Kepemimpinan Presiden Macron di dunia internasional terasa, bahwa Presiden Macron, Republik Prancis, selalu berani mengambil sikap yang positif, sikap yang tegas sesuai dengan prinsip-prinsip yang dipegang oleh Republik Prancis," ucap dia.
Ungkap Tujuan ke Prancis
Prabowo juga mengungkap topik bahasan dan tujuannya bertemu Macron.
Ia mengatakan salah satunya adalah membahas pelaksanaan IEU-CEPA yang disepakati di Berlaymont, Brussel, Belgia pada Juli 2025 lalu.
Prabowo juga mengumumkan bahwa RI dengan Prancis telah memiliki comprehensive strategic partnership, di mana ia berharap kerjasama kedua negara akan menjadi lebih berdampak dan seimbang ke depannya.
"Kita dalam hari ini saya kira akan membahas beberapa isu-isu penting, kerja sama di bidang pertahanan, energi bersih, pendidikan, research, dan pelaksanaan perjanjian Indonesia-European Union CEPA," kata Prabowo.
Prabowo juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kerjasama, khususnya di sektor investasi RI-Prancis ke depan.
Selain itu, ia juga menyambut baik pembentukan France-Indonesia High-Level Business Council.
Bahasa Prancis Jadi Bahan Ajar di Sekolah
Di hadapan Macron, Prabowo juga menginstruksikan seluruh tingkatan sekolah di Indonesia untuk memasukkan mata pelajaran Bahasa Prancis.
"Sekarang, saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar bahasa Prancis," kata Prabowo.
Prabowo menyatakan di tengah ketidakpastian global, mempelajari bahasa Prancis pasti akan berguna ke depan.
Ia pun berharap kedua negara dapat memainkan peranan yang positif ke depannya.
(mnf/ins) Add
as a preferred source on Google